Berita

Simulasi
Investasi

4 Alasan DANAREKSA MELATI PREMIUM DOLLAR Sebagai Alternatif Terbaik Investasi Dollar Saat Ini

4 Alasan DANAREKSA MELATI PREMIUM DOLLAR Sebagai Alternatif Terbaik Investasi Dollar Saat Ini

Mata uang Dollar Amerika Serikat (USD) saat ini tengah menguat di antara mata uang dunia lainnya. Membaiknya data perekonomian Amerika Serikat yang dikombinasikan peluang kemungkinan suku bunga Fed untuk naik membuat banyak investor global mulai menaikkan bobot portofolionya untuk berinvestasi pada aset berbasis mata uang USD.

Fenomena tersebut otomatis mendorong naiknya demand untuk USD sehingga mata uang tersebut terus terapresiasi. Indonesia termasuk negara yang mata uangnya mengalami depresiasi terhadap USD. Saat ini, nilai tukar Rupiah terhadap USD sudah hampir di level Rp. 13.000-an.

Bagi investor dalam negeri yang memiliki kelebihan likuiditas USD, pilihan untuk berinvestasi pada aset berbasis USD memang tidak banyak di Indonesia - namun bukan berarti tidak ada. Danareksa Investment Management (DIM) sudah lama menyadari pentingnya investasi Reksa Dana berbasis USD sebagai bagian dari diversifikasi portofolio.

Untuk itu, sejak 2007 DIM telah meluncurkan produk Reksa Dana Danareksa Melati Premium Dollar sebagai wadah investasi bagi investor yang memiliki likuiditas dalam mata uang USD.

Alasan Mengapa Danareksa Melati Premium Dollar?

Produk Danareksa Melati Premium Dollar adalah Reksa Dana Pendapatan Tetap dalam denominasi USD. Fokus investasi minimal 80% pada obligasi Pemerintah Republik Indonesia (RI) yang berdenominasi USD pula. Demikian pula porsi pilihan investasi pada instrumen pasar uang juga hanya yang berdenominasi USD.

Palling tidak ada 4 (empat) alasan mendasar mengapa berinvestasi pada Danareksa Melati Premium Dollar :

1. Denominasi Produk Dalam USD

Karena produk ini dinyatakan dalam USD dan fokus investasi juga hanya pada aset berdenominasi USD saja, maka berarti di dalam pengelolaannya manajer investasi tidak perlu menukarkan Rupiah untuk membeli aset USD. Karena tidak ada transaksi langsung penukaran Rupiah terhadap USD (dan sebaliknya), maka berarti Danareksa Melati Premium Dollar tidak terpapar langsung dengan risiko mata uang (currency risk) pada level produk.

2. Potensi Imbal hasil Obligasi RI Berbasis USD Yang Lebih Tinggi

Dari sisi kinerja, obligasi RI berbasis USD ternyata masih memberikan potensi imbal- hasil yang lebih menarik di wilayah regional. Sebagai bahan komparasi, misalnya dibandingkan dengan US Treasury Amerika Serikat maupun dengan obligasi Filipina berbasis USD, ternyata obligasi RI berbasis USD masih memberikan potensi imbal hasil (yield) yang lebih baik, seperti grafik di bawah ini:

premium dollar 1

3. Appetite Investor Masih Tinggi

Karena potensi imbal hasil yang lebih baik dan didukung oleh fundamental ekonomi yang masih kuat, tidak mengherankan apabila obligasi RI berbasis USD masih menjadi pilihan investasi manajer investasi global.

Hal ini tampak dari turunnya kurva imbal hasil (yield curve) dari obligasi RI berbasis USD awal bulan Maret ini dibandingkan bulan lalu (2 Maret 2015 vs. 2 Feb 2015). Yield obligasi yang turun berarti naiknya harga karena naiknya permintaan, sebagaimana ditunjukkan grafik berikut:

premium dollar 2

4. Level of Confidence Investor Yang Kuat

Dari sisi level of confidence, investor global masih memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap obligasi RI berbasis USD. Hal ini tampak juga dari premi Credit Default Swap (CDS) yang stabil seperti dalam grafik CDS untuk obligasi RI berbasis USD 5 tahun di bawah ini.

premium dollar 3

Sebagai gambaran dalam grafik di atas, tampak CDS Obligasi RI berbasis USD memang pernah naik tajam di tahun 2008 ketika ekonomi Amerika Serikat mengalami krisis, terutama ketika Lehman Brothers mengalami default. Kala itu, pasar obligasi global mengalami krisis kepercayaan sehingga CDS semua obligasi di seluruh dunia melonjak tak terkendali, termasuk CDS obligasi RI berbasis USD 5 tahun yang saat itu meroket hingga 1260 bps.

Akan tetapi, Indonesia berhasil membuktikan sebagai negara yang resilient terhadap krisis ekonomi saat itu sehingga level of confidence para investor global pun kembali pulih dan kembali berburu obligasi RI berbasis USD. Premi CDS obligasi tersebut juga langsung turun dan sejak akhir tahun 2008 tampak relatif stabil di kisaran 130-140 bps hari ini.

Bagaimana Kinerja Danareksa Melati Premium Dollar?

premium dollar 4

Dari penjelasan di atas, tampak jelas bahwa Danareksa Melati Premium Dollar dapat direkomendasikan sebagai pilihan investasi alternatif di dalam menangkap momentum situasi pasar obligasi RI berbasis USD yang saat ini sedang baik, serta khususnya bagi investor yang memiliki likuiditas dalam USD dan tetap ingin berinvestasi dalam mata uang USD.

Sesuai dalam teori investasi bahwa investor perlu melakukan diversifikasi portofolio, maka langkah diversifikasi tersebut sebaiknya dilakukan tidak hanya di dalam alokasi aset investasi saja, namun juga di dalam alokasi mata uangnya.

REKSA DANA… YA DANAREKSA

 

DISCLAIMER :
INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. CALON PEMODAL WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS SEBELUM MEMUTUSKAN UNTUK BERINVESTASI MELALUI REKSA DANA. KINERJA MASA LALU TIDAK MENCERMINKAN MASA DATANG.

 

 

 

 

02 Maret 2015
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER