Berita

Simulasi
Investasi

DANAREKSA MAWAR KONSUMER 10 : MENANGGUK MOMENTUM PERTUMBUHAN KELAS MENENGAH INDONESIA

DANAREKSA MAWAR KONSUMER 10 : MENANGGUK MOMENTUM PERTUMBUHAN KELAS MENENGAH INDONESIA

Pertumbuhan IHSG sepanjang tahun 2014 mencapai 22,29%. Penguatan ini juga tidak lepas dari pengaruh imbas positif, baik dari luar maupun dari dalam. Indikator ekonomi AS yang menunjukkan sedang menuju ke arah recovery ini ditandai dengan tingkat pengangguran negara tersebut saat ini kurang dari 6% (turun dari 10% per tahun 2008) mendorong tingkat kepercayaan investor global lebih kuat untuk menginvestasikan dananya ke berbagai target investasi di dunia, termasuk salah satunya ke Indonesia.

Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) Indonesia sepanjang 2014 tercatat 5,02%. Angka ini memang dibawah PDB 2013 yang sebesar 5,58%, akan tetapi masih diapresiasi sebagai pertumbuhan yang positif. Seperti yang sudah diperkirakan, sektor konsumsi tetap memberikan kontribusi terbesar (56,12%), sebagaimana tabel dibawah ini:

Perhatikan bahwa kontribusi konsumsi rumah tangga terus tumbuh sejak 2012. Sektor konsumsi ini, yang dimotori oleh pertumbuhan kelas menengah, masih tetap memiliki peluang yang sebagai kontributor ekonomi Indonesia yang terbesar dalam jangka panjang.

Bank Dunia menilai pertumbuhan kelas menengah di Indonesia sangat cepat. Setiap tahun kelas menengah di Indonesia rata-rata tumbuh 7 juta jiwa. Pada 2003 jumlah kelas menengah di Indonesia hanya 37,7 % dari populasi, namun pada 2010 kelas menengah Indonesia mencapai 134 juta jiwa atau 56,5%. Tahun 2013, sudah mencapai 56,7% dari populasi.Walaupun tidak ada definisi baku, pengertian kelas menengah dapat dikategorikan kelompok masyarakat yang mampu membelanjakan pengeluaran sebesar USD 2 sampai USD 20 per hari.

Situasi positif ini didukung pula dengan penurunan harga BBM belum lama ini, purchasing power kelompok ini menjadi semakin besar karena berarti mereka memiliki dana lebih untuk spending. Ya, mereka lah yang menjadi masyarakat terbesar penggerak ekonomi negara ini.

Dibawah ini adalah grafik prediksi pertumbuhan kelompok kelas menengah Indonesia serta disposible income mereka:

Melihat kondisi di atas, tentunya ini berarti terbuka peluang untuk berinvestasi pada kegiatan ekonomi yang terkait dengan kelompok konsumer ini agar tidak ketinggalan momentum. Danareksa Investment Management (DIM) telah lama memahami peluang investasi ini dan memasarkan produk reksa dana saham yang berorientasi di sektor konsumsi, yakni Danareksa Mawar Konsumer 10 yang diluncurkan pada bulan Februari 2011. Produk Danareksa Mawar Konsumer 10 adalah reksa dana saham dengan fokus investasi pada saham-saham yang terkait dengan sektor konsumsi.

Dari sisi kinerja, Danareksa Mawar Konsumer 10 juga membukukan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagai acuannya:

kons 10 feb 15

Dalam jangka pendek, pasar modal memang masih akan berfluktuatif. Akan tetapi dengan pengelolaan portofolio yang berorientasi pada sektor konsumsi dan strategi pemilihan saham secara selektif (selective buying), serta didukung oleh riset ekonomi yang mendalam oleh Danareksa Research Institute (DRI), maka produk Danareksa Mawar Konsumer 10 ini dapat direkomendasi menjadi pilihan alternatif investasi sebagai satellite fund guna mendorong imbal hasil portofolio Reksa Dana secara keseluruhan agar lebih optimal.

Reksa Dana… Ya Danareksa

 

Sumber Data: World Bank, BPS, CEIC Data, Bloomberg

DISCLAIMER :
INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. CALON PEMODAL WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS SEBELUM MEMUTUSKAN UNTUK BERINVESTASI MELALUI REKSA DANA. KINERJA MASA LALU TIDAK MENCERMINKAN MASA DATANG

13 Februari 2015
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER