Berita

Simulasi
Investasi

Global Markets : The Trump’s Effect.

Global Markets : The Trump’s Effect.

Donald Trump akhirnya terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat (AS). Hasil akhir penghitungan, Donald Trump yang didukung Partai Republik mengantongi 279 suara electoral college, dari jumlah suara minimal yang harus diraih calon presiden untuk memenangi pemilihan hanya 270. Pasar finansial global langsung merespon negatif hasil pilpres Amerika tersebut. Hampir seluruh pasar saham dunia mengalami penurunan, seperti yang terlihat pada tabel di bawah ini :

reksadana danareksa global markets the trump effect 1Sumber : Bloomberg.

Baca juga:

Trump’s Speech

Salah satu alasan pasar merespon negatif adalah adanya kekhawatiran pelaku pasar terhadap kebijakan ekonomi Trump yang dianggap “agak rasis” dan dapat menimbulkan gesekan, terutama dari pernyataan-pernyataan yang sering kontroversial. Namun dalam pidato kemenangannya, Trump memberikan pernyataan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Amerika menjadi dua kali lipat sehingga menjadikan Amerika sebagai negara dengan ekonomi terkuat di dunia. Dan beberapa program yang akan dijalankan adalah mempertahankan keamanan, membangun infrastruktur seperti jalan dan jembatan hingga rumah sakit.

Pertumbuhan Ekonomi Era Republik vs Demokrat

Target Trump untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjadi 2 kali lipat kami lihat akan sulit untuk dicapai. Danareksa Research Institute (DRI) memperkirakan pertumbuhan Leading Economic Index Amerika Serikat masih relatif lambat, yang mengindikasikan pemulihan ekonomi AS yang belum kuat ke depan. Salah satu faktor yang membuat ekonomi AS melambat adalah penguatan dolar Amerika yang menyebabkan daya saing produk Amerika di pasar global menurun. Sehingga kontribusi ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi-nya ikut menurun.

reksadana danareksa global markets the trump effect 2

reksadana danareksa global markets the trump effect 3 Sumber : DRI.

Selain itu apabila melihat secara historis dalam 25 tahun ke belakang, terlihat bahwa rata-rata pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai pada era presiden dari partai Republik berada pada kisaran 2%. Pencapaian terbaik justru pada saat era Bill Clinton yang merupakan presiden dari partai Demokrat.

reksadana danareksa global market the trump effect 4

Kinerja Indeks Dow Jones Era Republik Vs Demokrat

Jika pada bagian sebelumnya kita sudah melihat pencapaian pertumbuhan ekonomi, maka bagaimana dengan pencapaian kinerja indeks pada masing-masing era? Cukup menarik untuk disimak, ternyata berdasarkan data 25 tahun terakhir, performa tahunan dari Indeks Dow Jones, lebih baik ketika berada pada era presiden yang berasal dari Partai Demokrat.

reksadana danareksa global market the trump effect 5

Kinerja Indeks Dow Jones tersebut ternyata juga sangat berkaitan dengan kebijakan presiden dari partai berkuasa dalam politik dan keamanan. Hal tersebut tentunya menjadi salah satu faktor yang sangat mempengaruhi kinerja dari Indeks Dow Jones dan berimbas juga ke bursa global termasuk Indeks Harga Saham Gabungan.

reksadana danareksa global market the trump effect 6Sumber : Bloomberg.

Berdasarkan kondisi tersebut di atas, kami melihat dalam jangka pendek alangkah lebih bijak untuk memilih instrumen pasar uang dan aset lain yang risiko rendah dalam Reksa Dana Pasar Uang, sehingga investor masih tetap dapat menikmati keuntungan di akhir tahun ini. Di sisi lain, kami melihat adanya kesempatan untuk berinvestasi pada Reksa Dana Saham dan Reksa Dana Pendapatan Tetap. Namun investasi pada kedua instrumen tersebut harus dilakukan secara hati- hati dan disesuaikan dengan tujuan investasi. Kami melihat pasar Indonesia masih menjadi tempat tujuan investasi investor dikarenakan memiliki potensi pertumbuhan investasi yang positif jika dilihat dari kondisi ekonomi ke depan dibandingkan dengan negara emerging market yang lain.

Keep Calm and Stay Invest!.

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.
10 Nopember 2016
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER