Berita

Simulasi
Investasi

Cara #LiburanASIK ke Korea dengan Reksa Dana!

Cara #LiburanASIK ke Korea dengan Reksa Dana!

Setelah setiap hari dipenuhi dengan pekerjaan yang tiada henti, pastinya setiap orang ingin ‘rehat’ sejenak dari kegiatan sehari-hari. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan pergi berlibur.

Bagi yang memiliki dana berlebih, pergi liburan bisa dilakukan kapan saja. Namun bagi sebagian orang, berlibur terkadang bagaikan sumber hutang dan bahkan menjadi beban karena dana yang dimiliki tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan liburan yang diinginkan.

Mempersiapkan liburan merupakan fase yang penting bagi kita untuk mendapatkan pengalaman liburan yang menyenangkan dan pastinya menghindari  timbulnya hutang. Hal yang perlu disiapkan adalah dana yang dibutuhkan untuk membiayai liburan ke tempat yang kita ingin datangi.

Sebelum menyisihkan pendapatan kita untuk liburan, kita perlu menentukan destinasi yang akan kita kunjungi. Dengan mengetahui destinasi yang ingin dikunjungi, kita bisa mendapatkan gambaran biaya untuk pergi ke destinasi tersebut dan pengeluaran lain apa saja yang ingin kita siapkan pada saat liburan. Terakhir kita menyisihkan pendapatan kita untuk liburan tersebut dan menaruhnya di instrumen reksa dana.

Capture

Kita ambil contoh perencanaan untuk liburan seperti ini:

Ani ingin berlibur 2 tahun lagi ke Korea Selatan. Setelah melakukan survey, liburan ke Korea Selatan membutuhkan biaya IDR 15 juta untuk biaya paket tiket pulang pergi beserta akomodasi. Selain biaya akomodasi, Ani juga ingin berbelanja barang-barang dari Korea Selatan dan memutuskan untuk menambah IDR 9 juta. Sehingga total dana yang disiapkan adalah IDR 24 juta dan Ani ingin menyisihkan IDR 1 juta per bulan untuk rencana ini.

Alokasi yang dipilih oleh Ani untuk menyisihkan dananya dengan  menggunakan reksa dana saham dan obligasi dengan asumsi dan pembagian sebagai berikut:

Capture 2

Catatan:

  1. Asumsi kinerja reksa dana saham per tahun 15% (1,25% per bulan).
  2. Asumsi kinerja reksa dana pendapatan tetap  per tahun 8% (0,66% per bulan).
  3. Asumsi pertumbuhan stabil.
  4. Dalam juta rupiah.

Pada 12 bulan pertama, Ani memberikan proporsi  sebesar 80% dari uang yang disisihkan masuk ke reksa dana saham dan 20% di reksa dana pendapatan tetap. Hal ini dilakukan pada awal-awal masa penyisihan untuk mendapatkan potensi yang optimal dari pasar saham.

Pada 12 bulan selanjutnya, Ani mengalokasikan 80% pada reksa dana pendapatan tetap dan 20% pada reksa dana saham untuk menjaga nilai investasi yang sudah tumbuh untuk bisa lebih stabil sehingga rencana untuk berangkat pada akhir periode bisa terlaksana.

Dari skenario perhitungan yang sudah didapat pada tabel di atas, dana yang dicicil Rp 1 juta per bulan selama 24 bulan dapat tumbuh menjadi IDR 27,17 juta. Dimana hasil pertumbuhannya dapat menjadi tambahan untuk nanti liburan.

Dengan metode ini beberapa manfaat yang didapat dalam perencanaan keuangan untuk liburan, antara lain:

  1. Uang yang dikeluarkan secara bertahap membantu arus kas tetap sehat
  2. Alokasi pada reksa dana, memberikan peluang nilai uang yang disisihkan bisa tumbuh dengan risiko yang disesuaikan dengan investor
  3. Menjadikan kita disiplin dalam mempersiapkan tujuan kita berinvestasi, dalam hal ini liburan.

Sudah siap #LiburanASIK? Yuk, mulai investasi Reksa Dana Danareksa!

20 Desember 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER