Berita

Simulasi
Investasi

Proyeksi Ekonomi dan Pilihan Reksa Dana di Tahun 2017.

Proyeksi Ekonomi dan Pilihan Reksa Dana di Tahun 2017.

Danareksa Research Institute (“DRI”) memperkirakan untuk tahun 2016 dan 2017 pertumbuhan ekonomi kita akan lebih pesat menjadi 5,11% dan 5,24% yang secara mayoritas ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah (dalam bidang infrastruktur) serta investasi. Dimana target belanja infrastruktur pemerintah juga meningkat menjadi Rp 387 triliun, dibandingkan target 2016 sebesar Rp 317 triliun.

Baca juga:

Selain informasi diatas, yang perlu dicermati dan diapresiasi adalah APBN 2017 yang lebih sehat dan realistis yang berimplikasi pada kembalinya kepercayaan pasar terhadap pemerintah. Untuk laju inflasi, kisaran yang ditargetkan oleh Bank Indonesia adalah 4+1%, sehingga suku bunga 7-day (reverse) repo diproyeksikan akan turun masing- masing ke 4,75% dan 4,25% pada akhir tahun 2016 dan 2017. Angka inflasi kemungkinan akan sedikit meningkat dibandingkan tahun ini mengingat pemerintah berencana menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL).

Untuk pasar saham maupun obligasi Indonesia, perkiraan kami masih sangat positif dalam jangka panjang. Hal ini dapat dilihat dari kondisi makro ekonomi Indonesia yang positif tersebut di atas, dan ditambah dengan adanya potensi aliran dana yang masuk ke pasar modal Indonesia dengan adanya Kebijakan pengampunan pajak (Tax Amnesty) dan potensi Indonesia untuk memperoleh peringkat investasi (investment grade lembaga pemeringkat Internasional Standard & Poor (S&P).

Dalam jangka pendek, volatilitas di pasar modal dan uang akan dipengaruhi oleh hasil pemilu Amerika Serikat dan perbaikan ekonomi Amerika Serikat yang berimplikasi pada kemungkinan kenaikan fed fund rate. Perbaikan ekonomi juga didukung oleh membaiknya harga komoditas terutama batubara dan CPO. Untuk komoditas minyak, OPEC (The Organization of the Petroleum Exporting Countries) berencana untuk melakukan pemotongan volume produksi, yang tentunya akan mendorong peningkatan harga. Perbaikan di harga komoditas biasanya akan mendorong peningkatan konsumsi terutama di daerah penghasil, dan juga akan mendorong perbaikan di neraca perdagangan mengingat Indonesia merupakan salah satu eksportir batubara dan CPO terbesar di dunia.

Global yang masih belum pasti.

Pertumbuhan ekonomi dunia saat ini cenderung melambat, namun belum menunjukkan tanda-tanda menuju resesi. Kondisi yang melambat ini direspon banyak negara dengan menerapkan kebijakan moneter yang longgar (bunga rendah dan program stimulus moneter) serta kebijakan fiskal yang ekspansif. Kondisi ini akan menyebabkan peningkatan aliran modal dari negara maju ke negara berkembang (termasuk Indonesia) sehingga berdampak positif ke pasar modal dan nilai tukar rupiah.

Reksa Dana pilihan di tahun 2017.

Kondisi perekonomian dalam dan luar negeri yang seperti bertolak belakang sangat mungkin menimbulkan keraguan bagi investor untuk berinvestasi di Reksa Dana tahun depan. Untuk itu, Danareksa Investment Management memberikan produk Reksa Dana jenis saham yang dapat menjadi solusi investasi, yaitu Danareksa Mawar Rotasi Sektor Strategis.

reksadana danareksa_proyeksi ekonomi dan pilihan reksadana tahun 2017 1

reksadana danareksa_proyeksi ekonomi dan pilihan reksadana tahun 2017 2

Danareksa Mawar Rotasi Sektor Strategis adalah Reksa Dana saham yang bertujuan untuk memberikan pertumbuhan yang maksimal dalam jangka panjang melalui investasi pada Efek bersifat ekuitas dengan menggunakan rotasi sektoral secara strategis. Kebijakan investasi Danareksa Mawar Rotasi Sektor Strategis mengalokasikan aset 80%-100% pada efek saham, 0-20% pada obligasi dan/atau instrumen pasar uang dan atau kas. Jika melihat kebijakan investasi tersebut, terlihat bahwa Danareksa Mawar Rotasi Sektor Strategis sama dengan Reksa Dana saham atau Reksa Dana saham sektoral yang lain.

Namun Danareksa Mawar Rotasi Sektor Strategis bukan sekedar Reksa Dana Saham Sektoral biasa. Hal ini dikarenakan proses pengambilan keputusan investasi Danareksa Mawar Rotasi Sektor Strategis dilakukan melalui analisis dan riset dari Danareksa Research Institute melalui model kuantitatif untuk memprediksi sektor unggulan di masa mendatang serta analisis mendalam tim investasi DIM terhadap kinerja emiten untuk melakukan pemilihan saham-saham (stock picking).

Melalui perpaduan strategi investasi tersebut di atas, Danareksa Mawar Rotasi Sektor Strategis memberikan imbal hasil yang lebih baik dibandingkan kinerja IHSG sebagai tolok ukur. Hal ini dapat dilihat dalam kinerja setahun terakhir. IHSG mencapai 21,71% dan Indeks Reksa Dana Saham Infovesta sebesar 17,06%. Sementara Danareksa Mawar Rotasi Sektor Strategis berhasil mencetak kinerja 25,97%.

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.
15 Nopember 2016
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER