Berita

Simulasi
Investasi

Syarat dan Ketentuan Promo Investasi ASIK DIM

Syarat dan Ketentuan Promo Investasi ASIK DIM

 

SYARAT & KETENTUAN

PROGRAM INVESTASI ASIK REKSA DANA DANAREKSA DALAM RANGKA

HUT KEMENTERIAN BUMN KE 21

 

Syarat & Ketentuan Investasi Program HUT Kementerian BUMN ke 21 PT Danareksa Investment Management adalah sebagai berikut:

  1. Periode promo Investasi Asik  dimulai pada tanggal 1 maret 2019 – 1 Juni 2019.
  2. Promo berlaku bagi 2.000 nasabah baru yang membeli Reksa Dana Danareksa atau hingga kuota terpenuhi.
  3. Nasabah dapat membuka rekening melalui Reksa Dana Online www.danareksainvestment.co.id (catatan: pilih Promo 21 tahun BUMN pada kolom Tau Reksa Dana Online dari mana), atau membeli via Tanam Duit yang tersedia di play store dan apps store.
  4. Setiap nasabah baru wajib menyertakan bukti pembelian tiket KAI yang dilakukan pada periode promo berlangsung.
  5. Nasabah diperbolehkan membeli segala jenis reksadana yang ada di Danareksa Investment Management.
  6. Promo ini hanya berlaku bagi pengguna kereta api kelas eksekutif.
  7. Promo ini hanya berlaku 1 kali transaksi pembelian per nasabah dengan minimum pembelian Rp200.000.
  8. Reward akan diberikan sebesar 50% atau maksimal Rp.100.000 dan akan dibagikan pada akhir bulan dalam bentuk unit penyertaan reksa dana yang sama dengan yang dibeli oleh nasabah.
  9. Promo ini tidak berlaku kelipatan dan tidak dapat digabung dengan promo lainnya.
  10. Danareksa Investment Management  berhak membatalkan pemberian reward apabila nasabah terbukti melanggar syarat dan ketentuan promo.
  11. Pelanggaran syarat dan ketentuan mencakup segala situasi yang Danareksa Investment Management anggap sebagai kecurangan dalam transaksi promo.
  12. Danareksa Investment Management  berhak mengubah syarat dan ketentuan promo sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
01 Maret 2019
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER