Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 10 April 2017

Ulasan Pasar 10 April 2017

Hasil pertemuan antara Presiden AS Trump dan Presiden China Xi memutuskan bahwa akan dilakukan rencana pembicaraan 100 hari untuk membahas perdagangan.

Nonfarm Payroll bulan Maret hanya tumbuh sebesar 98,000 dari ekspektasi konsensus sebesar 180,000. Sementara itu, momentum pertumbuhan masih terjadi pada upah minimum per jam yang naik 2,7% (annualised).

Hasil rapat FOMC telah dirilis, bahwa kenaikan suku bunga akan lebih cepat kedepannya serta akan menjual obligasi senilai USD 4.5 Tn (sejalan dengan rencana kenaikan suku bunga) akan berpengaruh pada pasar modal.    

Untitled -1

Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi, menekankan bahwa kebijakan pembelian asset akan terus berlangsung setidaknya sampai dengan Desember 2017 (pembelian senilai EUR60 billion per bulannya). 

Neraca perdagangan bulan Maret akan dirilis tanggal 13 April.

Lembaga pemeringkat Rating and Investment Information, Inc (R&I) memperbaiki outlook kredit rating Indonesia dari stabil menjadi positif.

Cadangan devisa bulan Maret: USD121.8bn (USD119.9bn)

Baca juga:

Market View:

Seminggu terakhir ini, kinerja IHSG dengan mencatatkan kenaikan sebesar 1.5%WoW (YTD=6.74%) ke level 5.653 yang didukung oleh arus dana asing sebesar USD225.4 juta (YTD = USD851.5 juta). Melemahnya kepercayaan investor terhadap Presiden Donald Trump mendorong arus dana ke emerging market (risk on).

Lima sektor mencatatkan return positif, tiga sektor tercatat negatif serta satu sektor tercatat flat. Sektor perdagangan dan industri dasar mencatatkan return paling tinggi yaitu sebesar 3,7% sedangkan sektor properti mencatatkan penurunan sebesar 3,0%.

Untuk pasar obligasi, yield benchmark SUN 10 tahun naik ke level 7,10%. Pelemahan terjadi karena faktor geopolitik (pengeboman AS terhadap Syria)  yang menyebabkan investor beralih ke safe haven. Setali tiga uang, yield INDON 10 tahun (INDON 27) juga bergerak naik ke level 3.92% dan yield US Treasury 10 tahun flat ke level 2,38% (dibandingkan dengan posisi per 24 Maret 2017 yaitu 3,88% dan 2,39%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun naik ke level 131bps. Rupiah ditutup pada level 13.321/USD, flat dibandingkan dengan minggu lalu.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 5 Mei 2017 tercatat sebesar IDR  727,9 Triliun atau sebesar 38,6% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  31 Maret 2017 yaitu sebesar IDR 723,2 Triliun (38,2% dari total outstanding-nya).

Secara fundamental, pertimbangan berinvestasi pada pasar saham di Indonesia masih cukup solid dengan mempertimbangkan pertumbuhan PDB yang masih dianggap baik di atas 5% dan kondisi makro masih dianggap stabil. Kami tetap mempertahankan batas bawah target indeks sebesar 5.750 namun melihat peluang untuk mencapai 6.000 (15.3x Forward P/E 2018) masih cukup realistis.

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.653 7,10  3,92  2,38  13.321

Economic Data

Indonesia CPI (%yoy) Indonesia CPI (%mom) 7 Day Reverse Repo (%)
 3,61  0,02  4,75

*Data per akhir minggu.

Stay invested!

 

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.
10 April 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER