Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 10 September 2018

Ulasan Pasar 10 September 2018

Zona Amerika

  • Data ketenagakerjaan bulan Agustus menunjukkan peningkatan, perubahan nonfarm payroll bertambah 201.000 melebihi estimasi 190.000. Sedangkan data pengangguran meningkat 3.9% YoY diatas estimasi 3.8% YoY.
  • Mengacu pada survey Bloomberg, 96.3% ekonom meyakini bahwa akan terjadi kenaikan suku bunga AS  untuk ketiga kalinya di bulan September.
  • Setelah presiden AS akan kembali mengenakan bea masuk terbaru atas produk impor China senilai US$ 200 miliar, ia juga akan mengenakan kembali bea masuk terbaru atas produk impor China senilai US$ 267 miliar. Total akan terdapat produk impor China senilai US$ 500 miliar yang akan dikenakan kenaikan bea masuk.

Zona Indonesia

  • Sesuai ekspektasi, cadangan devisa bulan Agusuts kembali mengalami penurunan menjadi US$ 117.9 miliar vs US$ 118.3 miliar di bulan Juli. Posisi cadangan devisa di bulan Agustus setara dengan pembiayaan 6.8 bulan impor atau 6.6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.  

Gambar Weekly 10092018

Nilai tukar rupiah atas dollar sempat menyentuh level di atas Rp 14.900/US$, CAD kuartal II yang menyentuh level 3% atas GDP merupakan salah satu penyebab pelemahan nilai tukar selain sentimen negatif dari global. Namun terdapat beberapa inisiasi yang dilakukan pemerintah agar defisit transaksi berjalan akan membaik di tahun ini yaitu :

  • Kebijakan pencampuran 20% bahan bakar nabati untuk minyak diesel/solar sebagai dampaknya impor migas dapat berkurang.
  • Impor proyek infrastruktur dikendalikan khususnya untuk PLN dan Pertamina.
  • Melakukan disinsentif impor dengan menaikkan PPh untuk 1.147 barang konsumsi.
  • Mendorong aktivitas ekspor dengan melakukan pembiayaan, kebijakan insentif, dan kemampuan untuk penetrasi pasar.

Baca juga:

Market View:

Pada minggu lalu seluruh bursa saham di dunia mengalami pelemahan serentak seiring dengan kembali memanasnya tensi perang dagang antara AS dengan China dimana AS akan kembali mengenakan tarif baru untuk semua import dari China senilai USD 200 juta. IHSG di tutup melemah 2.77% WoW ke level 5,851. Asing mencatat penjualan bersih sebesar USD  191.57  juta selama sepekan (outflow YTD: USD 3.813 milyar). Pada minggu lalu, hampir semua sektor mengalami pelemahan dimana sektor  pertambangan menjadi sektor yang mengalami penurunan paling dalam sebesar 6,09%. Sedangkan sektor konsumsi di tutup flat 0,0% WoW. 

Pada tanggal 07 September 2018, yield benchmark SUN 5 tahun (FR0063), 10 tahun (FR0064), SUN 15 tahun (FR0065) dan 20 tahun (FR0075) ditutup naik ke level 8.34%, 8.42%, 8.61% dan 9.00%.

Untuk INDON 10 tahun (INDON 28), yield bergerak naik ke level 4.52% dan yield US Treasury 10 tahun naik di 2.94% (dibandingkan dengan posisi per 31 Agustus 2018 yaitu 4,32% dan 2,86%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun naik ke level 141.72bps. Rupiah ditutup melemah 8.42% WoW pada level 14.820

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 06 September 2018 tercatat sebesar IDR 841.57 Triliun atau  sebesar 37.03% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal 31 Agustus 2018 yaitu sebesar IDR 855.79 Triliun (37.64% dari total outstanding-nya).

Sentimen global khususnya dari AS cukup negatif selama sepekan ini setelah presiden AS berencana untuk mengenakan kenaikan bea masuk terbaru atas produk impor China senilai US$ 500 miliar. Kami melihat pasar modal Indonesia masih akan mendapatkan tekanan selama seminggu ini karena minimnya katalis positif dari domestik. Namun, ketika terjadi koreksi cukup dalam kami menyarankan untuk melakukan pembelian Reksa Dana Saham karena outlook perekonomian Indonesia yang membaik di tahun 2018. 

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
5.851 8,42 4,52 2,94  14.820

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,2  -0,05  5,5

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

10 September 2018
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER