Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 11 Desember 2017

Ulasan Pasar 11 Desember 2017

Zona Amerika: 

Data ketenagakerjaan bulan November (salah satu indikator untuk menaikkan suku bunga acuan) telah dirilis yaitu :

  • Non farm payroll bulan November bertambah 228.000 di atas estimasi 195.000 vs 261.000  di bulan Oktober
  • Tingkat pengangguran bulan November  tetap berada di level 4.1% sesuai dengan ekspektasi

Mengacu pada survey Bloomberg, 98.3% ekonom meyakini bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps pada pertemuan tanggal 14 Desember 2017. Suku bunga acuan akan meningkat menjadi 1.25%-1.5% dari level saat ini 1%-1.25%.

Zona Eropa :

Pihak Inggris dan Uni Eropa akhirnya menyetujui untuk beberapa hal sehingga negoisasi Brexit dapat berlanjut ke tahap selanjutnya. Salah satu hal yang disetujui adalah warga negara Eropa yang tinggal di Inggris atau sebaliknya berhak untuk tinggal, bekerja dan belajar.

Zona Indonesia:

Neraca perdagangan bulan November akan dirilis tanggal 15 Desember , pasar memproyeksi neraca perdagangan tetap tercatat surplus sebesar US$ 800 juta.

Gambar Weekly 11122017

Bank Indonesia akan mengadakan pertemuan tanggal 14 Desember, diprediksi suku bunga acuan akan tetap sama dengan saat ini.

Baca juga:

Market View:

IHSG ditutup menguat 1,3% WoW ke level 6.030, sejalan dengan adanya penguatan di bursa regional serta mulai membaiknya tren konsumsi domestik. Asing mencatat penjualan bersih sebesar USD 183.5 juta selama sepekan (outflow YTD: USD 2,8 miliar). Berdasarkan sektor, sektor konsumsi menjadi sektor yang mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 4.0% WoW. Sebaliknya sektor perkebunan menjadi sektor yang paling dalam mencatatkan paling rendah sebesar -4.9% WoW.

Pada tanggal 8 Desember 2017, yield benchmark SUN 10 tahun (FR0059) ditutup flat  di level 6,53%. Untuk INDON 10 tahun (INDON 27), yield bergerak turun ke level 3,58% dan yield US Treasury 10 tahun flat 2,37% (dibandingkan dengan posisi per 1 Desember 2017 yaitu 3,62% dan 2,36%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun naik ke level 94 bps. Rupiah ditutup melemah 0,18% WoW pada level 13.550.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 6 Desember 2017 tercatat sebesar IDR 830,84 Triliun atau sebesar 39,4% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  30 November 2017 yaitu sebesar IDR 830,81 Triliun (39,3% dari total outstanding-nya).

Data domestik berupa neraca perdagangan bulan November yang diprediksi kembali mencatatkan surplus diharapkan dapat mengimbangi sentimen negatif dari global berupa kenaikan suku bunga di Amerika Serikat untuk ketiga kalinya pada pertemuan The Fed tanggal 14 Desember 2017 (survey Bloomberg menyebutkan 93% ekonom memproyeksi kenaikan suku bunga akan terjadi pada pertemuan kali ini). Kami tetap melihat peluang penguatan IHSG menjelang akhir tahun karena adanya window dressing.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
6.030 6,53  3,58 2,37  13.550

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,58  0,01  4,25

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

11 Desember 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER