Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 11 September 2017

Ulasan Pasar 11 September 2017

Amerika: Partai Demokrat setuju untuk menaikkan tingkat limit hutang selama 3 bulan, hal ini dapat mencegah terjadinya shutdown pemerintah AS. Menteri Keuangan masih optimis bila UU reformasi pajak dapat lolos (pembahasan akan dilakukan sampai akhir September).

Eropa: Bank Sentral Eropa tetap mempertahankan suku bunga acuan. Mario Draghi, Presiden Bank Sentral Eropa, mengatakan bahwa rendahnya inflasi menandakan bahwa kebijakan moneter yang ekspansif akan masih tetap diperlukan. Berdasarkan survey Bloomberg, ekonom memprediksi bahwa perubahan kebijakan QE akan diinfokan pada pertemuan bulan Oktober sedangkan program QE yang baru akan diimplementasikan di awal Januari 2018.

Indonesia:

  • Adanya deflasi di bulan Agustus, pasar memprediksi bahwa inflasi di tahun 2017 bisa di bawah 4% sehingga ada peluang Bank Indonesia  untuk kembali menurunkan suku bunga acuan.
  • Menteri keuangan memproyeksikan bahwa perekonomian di tahun 2017 hanya tumbuh 5,17% di bawah target 5,2%
  • Neraca perdagangan bulan Agustus akan dirilis tanggal 15 September.
  • Cadangan devisa Indonesia per akhir Agustus naik ke level USD 128,8 miliar dari bulan sebelumnya USD 127,8 miliar.

 

Gambar Weekly 110917

Baca juga:

Market View:

IHSG ditutup melemah 0,12%WoW ke level 5.857 yang masih didorong oleh aksi profit taking. Asing melakukan penjualan bersih sebesar USD 491,2 juta selama sepekan terakhir sehingga posisi asing YTD sebesar - USD 453,4 juta).

Berdasarkan sektor, 4 sektor yang mengalami penurunan seperti Aneka Industri (-0,7%), Properti (-1,8%), industri dasar (-0,5%) dan keuangan (-0,4%). 5 sektor lainnya mencatatkan kenaikan, terutama sektor industri perkebunan (+1.2%) dan pertambangan (+1,4%).

Untuk pasar obligasi, yield SUN 10 tahun ditutup turun ke level 6,43% dan yield INDON 10 tahun bergerak turun ke level 3,35% sejalan dengan yield US Treasury 10 tahun turun ke level 2,05% (dibandingkan dengan posisi per 31 Agustus 2017 yaitu 3,50% dan 2,16%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 101bps. Rupiah ditutup menguat 0,24% pada level 13,185/USD.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 06 September 2017 tercatat sebesar IDR 790,57 Triliun atau sebesar 39,3% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  31 Agustus 2017 yaitu sebesar IDR 785,14 Triliun (39,0% dari total outstanding-nya).

Melihat inflasi yang rendah, investor berharap akan terjadi penurunan suku bunga 1x lagi. Tentunya, peluang penurunan masih terbuka lebar akan tetapi penting untuk memperhatikan implikasinya di saat faktor eksternal seperti kebijakan The Fed yang masih membayangi pasar uang dan modal global.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.857 6,43  3,35 2,05  13.185

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,82  (0,07)  4,50

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

 

 

11 September 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER