Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 12 Agustus 2019

Ulasan Pasar 12 Agustus 2019

Zona Amerika

    • Akibat perang dagang AS-China yang kembali memanas, pasar memprediksi bahwa the Fed akan kembali menurunkan suku bunga acuan pada pertemuan di bulan September.

    • Inflasi bulan Juli akan dirilis tanggal 13 Agustus yang diprediksi meningkat 0.3% mom vs 0.1% mom bulan Juni

    • Data penjualan retail bulan Juli akan dirilis tanggal 15 Agustus diprediksi meningkat 0.3% mom vs 0.4% mom bulan Juni

Zona Eropa

    • Data ekonomi kuartal II revisi ke II akan dirilis tanggal 14 Agustus diprediksi tumbuh 1.1% yoy menurun dibandingkan data pertama 1.2% yoy

Zona China

  • Nilai mata uang Yuan sengaja dilemahkan sebagai bentuk aksi balasan US akan menaikkan tarif produk impor China.

Zona Indonesia

  • Pertumbuhan ekonomi kuartal II tumbuh 5.05% yoy vs 5.07% yoy kuartal I. Potensi Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga acuan kembali sangat tinggi agar pertumbuhan ekonomi 2019 dapat tercapai sesuai target.

  • Data cadangan devisa bulan Juli meningkat menjadi US$ 125.9 miliar vs US$ 123.5 miliar bulan Juni

  • Sesuai ekspektasi CAD kuartal II mengalami peningkatan karena faktor musiman menyentuh level 3% atas GDP, namun kondisi akan membaik di semester II-2019.

  • Neraca perdagangan bulan Juli akan dirilis tanggal 15 Agustus diprediksi akan kembali mengalami defisit setelah tercatat sutrplus di bulan Juni.

12 Agustus

Market View:

Minggu lalu IHSG di tutup melemah 0,92% WoW di level 6,282.132 isu perang dagang AS-China dan data makroekonomi Indonesia yang lemah seperti pertumbuhan ekonomi kuartal II serta CAD kuartal II yang menyentuh level 3% atas GDP merupakan penyebab pelemahan selama sepekan ini.  Asing mencatat penjualan bersih sebesar USD 214 juta selama sepekan (inflow YTD: USD  4,57 milyar). Pada minggu lalu, 3 sektor  mengalami kenaikan, yaitu sektor perkebunan, industry dasar, dan pertambangan masing-masing sebesar 2,58%, 1,02%, dan 0,61%.

Pada tanggal 9 Agustus 2019, yield benchmark SUN 5 tahun (FR0077), SUN 10 tahun (FR0078), 15 tahun (FR0068) dan 20 tahun (FR0079) ditutup turun ke level 6,77%, 7,3%, 7,68% dan 7,84%.

Untuk INDON 10 tahun (INDON 29), yield bergerak turun ke level 3,02% dan yield US Treasury 10 tahun turun di 1.74% (dibandingkan dengan posisi per 2 Agustus 2019 yaitu 3,11% dan 1.85%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun naik ke level 92,1 bps. Rupiah ditutup melemah 0,06%  WoW pada level 14.194

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 9 Agustus 2019 tercatat sebesar  IDR 1010,42 Tn atau sebesar 38,98% dari total outstandingnya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  2 Agustus 2019 yaitu sebesar IDR 1019,36 Tn (39,33% dari total outstanding-nya).

Di luar isu perang dagang AS-China yang kembali memanas, situasi global cukup kondusif saat ini, AS akan memasuki fase dovish karena the Fed telah menurunkan suku bunga acuan. Begitupun dengan zona Eropa yang akan memberikan stimulus untuk menggerakkan perekonomiannya. Indonesia juga mengimplementasikan pelonggaran kebijakan moneter dan fiskal yang akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di tahun 2019. Kami menyarankan untuk melakukan averaging down bila terjadi koreksi karena kondisi perekonomian yang akan membaik di kuartal III dan IV

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
6.282 7.3 3.02 1.74  14.194

Economic Data

Indonesia Trade Balance Jun (USD) Indonesian Export Jun (%YoY) Indonesian Import Jun(%)
US$ 196 mn  -8.98 2.8

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

 

12 Agustus 2019
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER