Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 13 November 2017

Ulasan Pasar 13 November 2017

Amerika : Inflasi di bulan Oktober akan dirilis tanggal 15 November dan diprediksi meningkat sebesar 0,1%MoM vs 0,5% MoM bulan September.

OPEC akan mengadakan pertemuan di tanggal 30 November untuk membicarakan kebijakan produksi, diproyeksikan pengurangan produksi masih akan tetap terjadi setelah Maret 2018.

Asia : Kunjungan Donald Trump ke Asia menghasilkan perjanjian kerjasama perdagangan dengan China. Hal ini mengonfirmasi bahwa hubungan antara Amerika Serikat dengan China semakin membaik.

Indonesia : Neraca perdagangan bulan Oktober akan dirilis tanggal 15 November.

Data neraca transaksi berjalan (current account deficit) kuartal III membaik sebesar -1,7% dari PDB vs. -1,9% dari PDB di kuartal II, yang didorong oleh membaiknya neraca perdagangan.

Bank Indonesia akan membahas kebijakan moneter tanggal 16 November, yang diharapkan tidak akan terjadi penurunan suku bunga. Namun, relaksasi atas kebijakan loan to value akan dirilis pada pertemuan kali ini.

Gambar Weekly 131117

Source : CEIC, Deutsche

Baca juga:

Market View:

IHSG ditutup turun 0,29% WoW ke level 6.022, sebagai aksi take profit oleh investor. Asing masih melakukan penjualan bersih sebesar USD 141 juta selama sepekan (outflow YTD: USD 1,9 miliar). Pada minggu lalu, empat sektor ditutup flat, empat sektor ditutup turun dan hanya sektor aneka industri yang mengalami kenaikan, naik sebesar 2,3% WoW. Disisi lain, sektor perdagangan dan jasa menjadi sektor yang paling dalam mengalami penurunan sebesar  2,3% WoW.

Pada tanggal 03 November 2017, yield benchmark SUN 10 tahun (FR0059) ditutup flat  di level 6,63%. Untuk INDON 10 tahun (INDON 27), yield bergerak naik ke level 3,68% dan yield US Treasury 10 tahun naik 2,40% (dibandingkan dengan posisi per 3 November 2017 yaitu 3,58% dan 2,33%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun naik di level 104bps. Rupiah ditutup melemah 0,23% WoW pada level 13.543.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 9 November 2017 tercatat sebesar IDR 804,6 Triliun atau sebesar 38,4% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  03 November 2017 yaitu sebesar IDR 811,1 Triliun (38,7% dari total outstanding-nya).

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 6.022 6,63  3,68 2,40  13.543

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,58  0,01  4,25

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

 

 

13 Nopember 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER