Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 14 Agustus 2017

Ulasan Pasar 14 Agustus 2017

Amerika: Inflasi bulan Juli AS hanya tumbuh 0,1%MoM (di bawah ekspektasi konsensus sebesar 0,2%MoM).

US INFLATION RATE

Asia: Di bulan Juni, aktivitas ekspor China tumbuh 7,2%YoY sedangkan impor tumbuh 11%YoY. Pasar khawatir atas masih tercatatnya surplus sebesar USD 25 miliar dengan Amerika karena akan menyebabkan trade war antara China dengan Amerika.

Indonesia: CAD di semester pertama mencapai 1,47%YoY dari PDB.

Neraca perdagangan akan dirilis tanggal 15 Agustus yang diekspektasi akan terjadi surplus sebesar USD1,1 miliar.

Bank Indonesia mengindikasikan bahwa inflasi di minggu pertama bulan Agustus tumbuh 0,02%MoM. BI optimis bahwa inflasi di tahun 2017 dapat terjaga di level 4%(+-1%).

Baca juga:

Market View:

Faktor geopolitik yang kembali memanas (Amerika Serikat vs Korea Utara) memberi tekanan penjualan pada pasar modal dan uang di regional maupun di Indonesia. Kenaikan tensi ini menyebabkan investor beralih ke safe haven.

Untuk pasar saham, IHSG ditutup melemah 0,2%WoW ke level 5.766 di mana didorong oleh penjualan asing sebesar USD 125,4 juta. Posisi net inflow asing di pasar saham dari awal tahun turun ke USD 323 juta.

Untuk pasar obligasi, yield benchmark SUN 10 tahun ditutup flat di level 6,87%. Untuk INDON 10 tahun, yield bergerak flat di level 3,66% sedangkan yield US Treasury 10 tahun turun ke level 2,19% (dibandingkan dengan posisi per 4 Agustus 2017 yaitu 3,62% dan 2,26%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun naik ke level 115bps. Rupiah ditutup melemah 0,32% ke level 13.361/USD.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 10 Agustus 2017 tercatat sebesar IDR 783,6 Triliun atau sebesar 39,3% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  4 Agustus 2017 yaitu sebesar IDR 777,84 Triliun (39,3% dari total outstanding-nya).

Tekanan geopolitik masih akan mempengaruhi volatilitas pasar modal dan uang minggu ini walaupun kami percaya bahwa ini hanya berlangsung sesaat. Gunakanlah kesempatan ini untuk mendapatkan investasi yang optimal dengan melakukan Dollar Cost Averaging. Seperti yang pernah kita bahas sebelumnya, peluang IHSG untuk memberikan return negatif cenderung lebih tinggi di bulan Mei-Oktober; sehingga memberikan peluang yang baik untuk melakukan pembelian di pasar saham.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.766 6,87  3,66 2,19  13.316

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,88  0,22  4,75

*Data per akhir minggu.

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.
14 Agustus 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER