Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 15 Januari 2018

Ulasan Pasar 15 Januari 2018

Zona Amerika: 

  • Data inflasi bulan Desember meningkat sebesar 0.1% MoM sesuai ekspetasi namun menurun dibandingkan bulan November yang meningkat sebesar 0.4% MoM.
  • Data penjualan retail di bulan Desember meningkat sebesar 0.4% MoM, di bawah estimasi 0.5% MoM dan menurun dibandingkan bulan November 0.8% MoM.

Zona Eropa:

Pasar saat ini beranggapan bahwa Bank Sentral Eropa akan lebih hawkish setelah hasil notulensi rapat ECB di bulan Desember menyatakan bahwa para pemangku kebijakan mungkin akan mengubah arah kebijakan komunikasi di awal 2018.

Zona Asia:

Data pertumbuhan ekonomi China kuartal IV-2017 akan dirilis tanggal 18 Januari yang diprediksi akan tumbuh sebesar 6.7% yoy vs 6.8% kuartal III-2017.

Gambar Weekly 15012018

Zona Indonesia:

  • Neraca perdagangan bulan Desember tercatat defisit sebesar US$ -270 juta di bawah estimasi surplus sebesar US$ 579 juta. Hal ini karena ekspor hanya tumbuh 6.93% vs estimasi 13.85% sedangkan impor tumbuh sebesar 17.83% di bawah estimasi 18.13%

  • Bank Indonesia akan mengadakan pertemuan tanggal 18 Januari untuk menentukan kebijakan moneter, analis memprediksi bahwa suku bunga acuan akan tetap berada di level 4.25%.

 

Baca juga:

 

Market View:

IHSG ditutup menguat selama sepekan sebesar +0.26% WoW ditutup pada level 6.370. Faktor penguatan harga batu bara dan rupiah merupakan penyebab IHSG dapat ditutup di zona positif  selama sepekan ini. Asing mencatat pembelian bersih sebesar USD 111.28  juta selama sepekan (inflow YTD: USD 195.9 juta). Pada minggu lalu, lima sektor menguat sedangkan empat sektor mencatatkan return negatif . Sektor pertambangan mencatatkan return tertinggi yaitu sebesar 5.34% sedangkan sektor industri dasar mencatatkan return terendah yaitu sebesar -2.32%.

Pada tanggal 12 Januari 2018, yield benchmark SUN 5 tahun (FR0063), 10 tahun (FR0064), 15 tahun (FR0065) dan 20 tahun (FR0075) ditutup  flat di level 5,54%, 6,03%, 6,56% dan 6,89%.

Untuk INDON 10 tahun (INDON 28), yield bergerak flat di level 3,54% dan yield US Treasury 10 tahun flat 2.54% (dibandingkan dengan posisi per 5 Januari 2018 yaitu 3,49% dan 2,47%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 79bps. Rupiah ditutup menguat 0.46%WoW pada level 13.353.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 11 Januari 2017 tercatat sebesar IDR 862.23 Triliun atau sebesar 40.7% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  5 Januari 2018 yaitu sebesar IDR 848.96 Triliun (40.3% dari total outstanding-nya).

Data global yaitu berupa pertumbuhan ekonomi China yang diprediksi lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya dapat mendukung pergerakan pasar modal Indonesia. Namun, pasar modal Indonesia masih rawan aksi profit taking karena minimnya sentimen di bulan Januari ini terutama setelah dirilisnya neraca perdagangan bulan Desember yang defisit, kami menyarankan agar investor melakukan pembelian ketika terjadi koreksi  (dollar cost averaging) karena outlook perekonomian Indonesia yang membaik di tahun 2018, terutama akan mulai tercermin di bulan Februari 2018.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
6.370 6,03  3,54 2,54  13.353

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,61  0,71  4,25

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

15 Januari 2018
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER