Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 15 Mei 2017

Ulasan Pasar 15 Mei 2017

Presiden Donald Trump mengatakan bahwa rencana pemotongan pajak akan meningkatkan defisit anggaran untuk jangka waktu pendek (1-2 tahun). Defisit anggaran tahun 2017 diproyeksikan akan mencapai USD534 miliar lebih besar USD100 miliar dibandingkan tahun lalu.

Inflasi Amerika Serikat (AS) di bulan April meningkat sebesar 0.2% secara mom (vs -0.3% di bulan Maret). Begitupun data penjualan retail AS di bulan April juga meningkat sebesar 0.4% mom (vs -0.2% bulan Maret).

Sebagai bentuk nyata bahwa telah terjadi kesepakatan perjanjian perdagangan antara China dengan Amerika Serikat, kedua belah pihak setuju untuk melakukan ekspor impor untuk daging sapi dan ayam. Menteri perdagangan AS meyakini bahwa neraca perdagangan yang defisit dengan China akan mengalami perbaikan.

Baca juga:

Current Account Defisit (CAD) Indonesia kuartal I akan membaik dibandingkan kuartal I tahun lalu. CAD mencapai 1% dari PDB (vs. 2.1% dari PDB di 1Q16).

15 Mei

Bank Indonesia mencatatkan cadangan devisa sebesar USD 123.2 miliar per April 2017. Posisi ini naik USD 1.4 miliar dibandingkan Maret 2017. Kenaikan cadangan devisa disebabkan oleh penerimaan pajak dan devisa ekspor migas, hasil lelang surat berharga Bank Indonesia.

Market View:

Pasar modal Indonesia cenderung flat pada pekan lalu. IHSG pada minggu ini ditutup turun 0,14% ke level 5.675 menjelang pengumuman CAD Indonesia dan data inflasi AS. Akan tetapi, asing masih melakukan pembelian bersih sebesar USD 319.4 juta (YTD: USD 2.1 miliar), yang merupakan minggu ke-11 terjadinya foreign inflow ke pasar saham.

Sektor perkebunan menjadi sektor yang mencatatkan kenaikan tertinggi  sebesar 0.9% WoW. Sektor pertambangan kembali menjadi sektor yang mengalami penurunan terbesar, yaitu sebesar 4.7% WoW.  

Untuk pasar obligasi, imbal hasil SUN 10 tahun cenderung flat di level 7,09% dan INDON 10 tahun bergerak flat ke level 3.86%. Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun meningkat ke level 127bps. Rupiah ditutup flat pada level 13.330/USD.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 10 Mei 2017 tercatat sebesar IDR  740,11 Triliun atau sebesar 38,83% dari total outstanding-nya, menurun dibandingkan posisi per tanggal 05 Mei 2017 yaitu sebesar IDR 742,38 Triliun (38,95% dari total outstanding-nya).

Data makro maupun laporan keuangan emiten di kuartal I cenderung membaik. Tren penguatan juga terlihat dari data retail di bulan April yang menunjukkan peningkatan. Di samping itu, menjelang Ramadan, konsumsi cenderung meningkat sehingga mendorong aktivitas ekonomi. Pada akhirnya kami percaya bahwa berinvestasi di saham masih menarik karena fundamental Indonesia yang kuat.

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.675 7,09  3,86  2,32  13.330

Economic Data

Indonesia CPI (%yoy) Indonesia CPI (%mom) 7 Day Reverse Repo (%)
 4,17  0,09  4,75

*Data per akhir minggu.

Tetaplah berinvestasi!

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.
15 Mei 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER