Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 15 Mei 2018

Ulasan Pasar 15 Mei 2018

Zona Amerika

Meskipun data Indeks Harga Konsumen (inflasi) AS naik 0,2% pada bulan April, dibawah ekspektasi sebesar 0,3% serta core inflation AS juga hanya tumbuh sebesar 0.1% di bawah ekspektasi sebesar 0.2% namun secara tahunan core inflation AS menyentuh 2.1% YoY masih sesuai dengan target dari The Fed sebesar 2%. Selain itu data ketenagakerjaan mingguan bulan April telah dirilis, diamana tinggak jobless claim AS hanya turun 211,000 di bawah ekpektasi analis sebesar 219,000 namun tingkat pengangguran masih tercatat  sebesar 3.9%, terendah selama 18 tahun terakhir.

Zona Asia

Indeks Harga Konsumen Cina turun dari 2.1% di bulan februari menjadi 1.8% di bulan april. Tingkat inflasi tersebut masih dibawah ekspektasi para analis sebesar 1.9%. Dilain sisi, data impor dan ekspor Cina selama bulan april tumbuh 21,5% dan 12,9% dibandingkan periode sebelum tahun lalu (YoY). Secara keseluruhan trade balance Cina selama bulan April tercatat surplus $28.78 milyar diatas ekspektasi analis sebesar USD 27 miliyar.

Zona Indonesia

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I-2018 tumbuh sebesar 5.06% namun pertumbuhan tersebut masih dibawah harapan para analis sebesar 5.19%. Pertumbuhan ekonomi tersebut didukung oleh beberapa faktor diantaranya: penguatan harga komoditas internasional, realisasi penanaman modal yang tumbuh 11,8% dan naiknya angka belanja di sektor produktif mencapai Rp 419,06 triliun.

Bank Indonesia mencatat, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2018 sebesar US$124,9 miliar. Posisi tersebut dinilai masih cukup tinggi, meskipun turun US$1,1 miliar dibandingkan dengan posisi Maret 2018 sebesar US$126,0 miliar.  Selain itu, BI memeberikan sinyal akan kenaikan suku bunga jika dirasa perlu. Kenaikan suku bunga tersebut akan di bahas pada RDG tanggal 16-17 mei 2017. 

15 Mei

Baca juga:

Market View:

Pada minggu lalu IHSG di tutup naik sebesar 2.84 % ke level 5,957. Kenaikan tersebut didorong oleh sentimen bahwa BI akan menaikan suku bunga acuannya di RDG minggu ini, dan data inflasi AS yang dibawah ekspektasi sehingga menurunkan potensi kenaikan suku bunga The Fed. Asing mencatat penjualan bersih sebesar USD 114.8 juta selama sepekan (outflow YTD: USD 2.7 miliar). Pada pekan lalu, sektor konsumsi, finansial dan pertambangan mencatatkan kenaikan tertinggi yaitu 6.91%, 4.43% dan 3.26%. Sebaliknya, tiga sektor yang mengalami penurunan seperti sektor perkebunan (-3.07%), aneka industri (-1.89%) dan infrastruktur (-0.93%). IHSG diperdagangkan pada forward P/E 2019 di 13.6x (dibawah rata-rata P/E selama 10 tahun terakhir di 14x).

Pada tanggal 11 Mei 2018, yield benchmark 10 tahun (FR0064), naik ke level 7.10%. Yield INDON 10 tahun (INDON 28) bergerak turun ke level 4.38% dan yield US Treasury 10 tahun flat ke 2.96% (dibandingkan dengan posisi per 04 Mei 2018 yaitu 4,44% dan 2,95%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 111bps. Rupiah ditutup melemah 0.13% WoW pada level 13.960.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 09 Mei 2018 tercatat sebesar IDR 836.76 Triliun atau sebesar 38.07% dari total outstanding-nya, menurun dibandingkan posisi per tanggal 04 Mei 2018 yaitu sebesar IDR 845.31 Triliun (38.42% dari total outstanding-nya).

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
5,957 7,10 4,38 2,96  13.960

Economic Data

Indonesia GDP (%YoY) Indonesia GDP (%QoQ) Foreign Reverse ($ Bn)
5,06  -0,42  124,9

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

15 Mei 2018
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER