Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 16 April 2018

Ulasan Pasar 16 April 2018

Zona Amerika

  • Hasil notulansi pertemuan the Fed bulan Maret telah dirilis yang berisi bahwa semua partisipan memprediksi bahwa ekonomi dan inflasi akan meningkat di beberapa bulan ke depan. Pasar saat ini memprediksi bahwa kenaikan suku bunga untuk kedua kalinya akan terjadi pada pertemuan bulan Juni.
  • Setelah isu perang dagang, potensi konflik geopolitik meningkat setelah Donald Trump mengatakan akan melakukan penyerangan ke Suriah.

Zona China

  • Isu perang dagang relatif mereda, setelah presiden China Xi Jinping memberikan pernyataan di forum bahwa perekonomian China akan lebih terbuka dengan menurunkan tarif impor atas produk-produk tertentu dan melakukan liberalisasi pasar finansial.

Zona Indonesia

  • Lembaga pemeringkat Moody’s Investors Service menaikkan peringkat rating surat utang Indonesia dari Baa3 ke Baa2 dengan outlook stabil.
  • Menurut Bank Indonesia, kenaikan rating dapat memberikan sentimen positif atas nilai tukar rupiah.
  • Bank Indonesia memprediksi bahwa ekonomi di kuartal I-2018 akan berada di kisaran 5.11%.

Gambar Weekly 16 April 2018

  • Neraca perdagangan bulan Maret akan dirilis tanggal 16 April, pasar memprediksi neraca perdagangan di bulan Maret akan tetap defisit sebesar US$ -71 juta vs US$ -116 juta di bulan Februari.

Baca juga:

Market View:

Sepekan lalu IHSG di tutup menguat 1.54% di level 6.270 isu perang dagang yang telah mereda memberikan sentimen positif bagi IHSG. Asing mencatat penjualan bersih sebesar USD 115.8 juta selama sepekan (outflow YTD: USD 1.93 milyar). Pada minggu lalu, hanya sektor konstruksi dan properti yang mengalami pelemahan sebesar -0.33% WoW. Sedangkan sektor pertambangan yang mengalami kenaikan paling tinggi, sebesar 3.7% WoW.

Pada tanggal 13 April 2018, yield benchmark SUN 5 tahun (FR0063), 10 tahun (FR0064), SUN 15 tahun (FR0065) dan 20 tahun (FR0075) ditutup flat ke level 5,96%, 6.53%, 6.83% dan 7.22%.

Untuk INDON 10 tahun (INDON 28), yield bergerak turun ke level 3.98% dan yield US Treasury 10 tahun naik ke 2.82% (dibandingkan dengan posisi per 6 April 2018 yaitu 4,0% dan 2,77%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 98.83bps. Rupiah ditutup menguat 0.16% WoW pada level 13.755.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 12 April 2018 tercatat sebesar IDR 871.65 Triliun atau sebesar 39.68% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal 6 April 2018 yaitu sebesar IDR 871.43 Triliun (39.85% dari total outstanding-nya).

Sentimen global relatif telah mereda setelah isu perang dagang tampaknya hanya sekedar wacana. Kami melihat banyaknya sentimen domestik yang dapat mendukung pergerakan pasar modal Indonesia yaitu berupa laporan keuangan emiten kuartal I-2018, data pertumbuhan ekonomi kuartal I-18, inflasi yang terkendali, pembagian dividen oleh emiten (sampai dengan bulan Mei) serta kenaikan peringkat rating Indonesia oleh lembaga pemeringkat Internasional Moody’s yang menunjukkan tata kelola keuangan Indonesia berada di koridor yang positif. Oleh karena itu, kami menyarankan kepada investor agar mulai melakukan investasi di aset yang lebih berisiko yaitu berupa Reksa Dana Saham karena sentimen yang ada cukup kondusif bagi pasar modal Indonesia khususnya pasar saham.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
6.270 6,53  3,98 2,82  13.755

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,4  0,2  4,25

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

16 April 2018
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER