Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 16 Oktober 2017

Ulasan Pasar 16 Oktober 2017

Amerika : Kenaikan suku bunga untuk ketiga kalinya mungkin akan terjadi di bulan Desember, hal ini dapat dikonfirmasi melalui notulasi pertemuan The Fed di bulan September. Para partisipan meyakini bahwa kondisi ekonomi Amerika Serikat yang berada di atas level optimalnya akan berdampak pada tingginya inflasi.

Gambar Weekly 16 Okt 2017

China : China akan merilis data GDP 3Q17 (tanggal 19 Oktober) yang diprediksi tumbuh 6,8%YoY vs 6,9%YoY di 2Q17.

Indonesia: Neraca perdagangan bulan September akan dirilis tanggal 16 Oktober, diproyeksikan masih tercatat surplus sebesar USD 1,267 juta vs USD 1,720 juta di bulan Agustus.

Bank Indonesia akan mengadakan pertemuan untuk membahas kebijakan moneter tanggal 19 Oktober di mana diekspektasi suku bunga acuan 7-days reverse repo rate akan tetap berada di level 4,25%. Akan tetapi, kemungkinan akan ada program pelonggaran loan-to-value yang akan berdampak positif pada sektor otomotif dan perumahan.

Baca juga:

Market View:

IHSG ditutup menguat 0,32%WoW ke level 5.924, yang didorong oleh ekspektasi laporan keuangan 3Q yang lebih baik. Asing masih melakukan penjualan bersih sebesar USD 99 juta selama sepekan (outflow YTD: USD 1,2 miliar).

Berdasarkan sektor, pada minggu lalu sektor aneka industri menjadi sektor yang mengalami kenaikan paling tinggi sebesar 5,4% WoW. Di sisi lain, sektor infrastruktur menjadi sektor yang mengalami penurunan terdalam yaitu sebesar  -2,1% WoW.

Untuk pasar obligasi, yield benchmark SUN 10 tahun ditutup flat  di level 6,53%. Untuk INDON 10 tahun (INDON 27), yield bergerak naik ke level 3,49% sedangkan yield US Treasury 10 tahun bergerak turun ke 2,27% (dibandingkan dengan posisi per 6 Oktober 2017 yaitu 3,55% dan 2,35%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun flat di level 99bps. Rupiah ditutup menguat 0,04%WoW pada level 13.498.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 11 Oktober 2017 tercatat sebesar IDR 808,16 Triliun atau sebesar 39,2% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  06 October 2017 yaitu sebesar IDR 807,88 Triliun (39,2% dari total outstanding-nya).

Selama bulan Oktober, katalis untuk pasar modal berasal dari kinerja emiten 3Q. Sejauh ini laporan keuangan emiten yang baru dirilis berada di atas ekspektasi konsensus.  Kami berharap kinerja 3Q lebih baik sehingga memberikan dukungan ke pasar.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.924 6,54  3,50 2,27  13.498

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,72  0,13  4,25

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

 

16 Oktober 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER