Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 17 April 2017

Ulasan Pasar 17 April 2017

Di bulan Maret, AS mengalami deflasi 0,3% mom, yang merupakan deflasi pertama kalinya sejak 13 bulan terakhir serta terendah sejak Januari 2015. Data penjualan retail di bulan Maret juga menurun -0,2% mom (vs bulan Februari +0,1% mom)

 17 April

Donald Trump memberikan pernyataan bahwa nilai tukar USD terlalu kuat dan membuat korporasi AS tidak dapat berkompetisi secara maksimal. Hal ini mengakibatkan penguatan atas logam mulia.

Baca juga:

Neraca perdagangan bulan Maret tercatat surplus USD1.23 miliar (vs. estimasi konsensus sebesar USD1.3 miliar). Ekspor di bulan Maret-17 naik 16,4% yoy dan impor Maret-17 naik 20,3% yoy.

Kemenkeu memprediksi bahwa ekonomi di tahun 2017 akan tumbuh 5,2% (lebih tinggi dari asumsi APBN 5,1%). Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,0%, belanja pemerintah tumbuh  4,8% yoy (vs -0,1% yoy tahun lalu) dan investasi tumbuh 6,1% yoy (vs +4,5% yoy tahun lalu).

Pilkada DKI putaran kedua akan dilaksanakan pada tanggal 19 April. Diharapkan suasana pilkada berlangsung secara aman dan tertib.

Market View:

Minggu lalu, pasar saham mengalami konsolidasi menjelang pilkada di mana IHSG ditutup melemah ke level 5.617 (-0.65%WoW). Asing masih tercatat melakukan pembelian bersih sebesar USD 267 juta (YTD: USD 1,1 miliar). Hanya dua sektor yang mencatatkan kenaikan yaitu Sektor konstruksi dan properti dengan kenaikan sebesar 2,3%, dan sektor infrastruktur sebesar 0,5%.  Sektor agri menjadi sektor dengan penurunan terbesar yaitu sebesar 1.7%, diikuti sektor finansial sebesar 1.6%.

Untuk pasar obligasi, yield benchmark SUN 10 tahun turun ke level 7,01% dan yield INDON 10 tahun turun ke level 3,89% seiring dengan penurunan yield US Treasury 10 tahun ke level 2,24% (dibandingkan dengan posisi per 07 April 2017 yaitu 3,91% dan 2,38%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun naik ke level 137bps. Rupiah ditutup pada level 13.256/USD, menguat 0,14% dibandingkan dengan minggu lalu.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 12 April 2017 tercatat sebesar IDR 730,6 Triliun atau sebesar 38,67% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  07 April 2017 yaitu sebesar IDR 728,1 Triliun (38,54% dari total outstanding-nya).

Ada beberapa faktor global (geopolitik) dan domestik (pilkada DKI) yang mungkin akan menyebabkan volatilitas pada pasar uang dan modal. Akan tetapi, kami percaya Indonesia dapat menghadapinya karena fundamental ekonomi yang kuat. Untuk investor, tetaplah berinvestasi dan berinvestasi dengan Dollar Cost Averaging.

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.617 7,01  3,89  2,24  13.256

Economic Data

Indonesia CPI (%yoy) Indonesia CPI (%mom) 7 Day Reverse Repo (%)
 3,61  0,02  4,75

*Data per akhir minggu.

Stay invested!

 

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.
17 April 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER