Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 19 Februari 2018

Ulasan Pasar 19 Februari 2018

Zona Amerika

  • Gubernur the Fed, Jerome Powell, mengatakan bahwa kebijakan moneter yang diimplementasikan dipastikan tidak akan mengguncang stabilitas pasar finansial. Gubernur the Fed yang terbaru akan memberikan testimoni secara resmi terkait outlook moneter kepada kongres tanggal 28 Februari.

  • Inflasi bulan Januari tumbuh sebesar 0.5% mom melebihi estimasi 0.3% mom.

  • Data penjualan retail bulan Januari turun sebesar 0.3% mom di bawah estimasi +0.2% mom. Faktor cuaca merupakan penyebab turunnya penjualan retail.

  • Tanggal 22 Februari akan dirilis minutes pertemuan the Fed tanggal 31 Januari sehingga akan dapat lebih diketahui outlook perekonomian AS.

Zona Eropa

  • Ekonomi di kuartal IV-17 tumbuh 2.7% yoy sesuai estimasi dan sama dengan kuartal III-17

Zona Indonesia

  • Neraca perdagangan bulan Januari tercatat defisit sebesar US$ 677 juta vs estimasi surplus US$ 280 juta. Hal ini disebabkan impor tumbuh 26.4% yoy melebihi estimasi 18.3% yoy. Namun adanya kenaikan impor ini mengindikasikan adanya perbaikan ekonomi di tahun 2018.

  • Bank Indonesia memproyeksikan CAD di tahun 2018 akan berada di kisaran 2%-2.1% dari GDP. Meningkatnya proyeksi CAD dibandingkan tahun lalu karena adanya peningkatan impor di tahun 2018 yang mengindikasikan permintaan domestik lebih baik.

  • Sesuai ekspektasi, Bank Indonesia menahan suku bunga acuan tetap berada di level 4.25%.

19 Februari

 

 Baca juga:

Market View:

Selama sepekan IHSG menguat sebesar 1.32% dan ditutup di level 6.591. Hal ini didukung oleh meredanya sentimen negatif dari global serta data-data operasional dari emiten seperti penjualan motor, semen, dan retail sesuai ekspektasi investor. Asing mencatat penjualan bersih sebesar USD 116.4 juta selama sepekan (outflow YTD: USD 505.96 juta). Hampir seluruh sektor mencatatkan penguatan kecuali sektor konsumsi yang mencatatkan pelemahan sebesar 0.17% selama sepekan.

Pada tanggal 15 Februari 2018, yield benchmark SUN 5 tahun (FR0063), 10 tahun (FR0064), SUN 15 tahun (FR0065) dan 20 tahun (FR0075) ditutup flat di level 5.73%, 6.39%, 6.84% dan 7.17%.

Untuk INDON 10 tahun (INDON 28), yield bergerak flat di level 4,06% dan yield US Treasury 10 tahun naik 2.9% (dibandingkan dengan posisi per 09 Februari 2018 yaitu 4,01% dan 2,85%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 89bps. Rupiah ditutup menguat 0.52%WoW pada level 13.560.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 14 Februari 2017 tercatat sebesar IDR 851.08 Triliun atau sebesar 40.40% dari total outstanding-nya, menurun dibandingkan posisi per tanggal  09 Februari 2018 yaitu sebesar IDR 862.04 Triliun (40.92% dari total outstanding-nya).

Selama sepekan ini pasar modal relatif minim sentimen khususnya dari global, namun rilisnya laporan kinerja oleh emiten pada pekan ini diharapkan dapat memberikan katalis positif pada pasar modal Indonesia khususnya pasar saham. Kami tetap menyarankan kepada investor untuk melakukan pembelian ketika terjadi koreksi (dollar cost averaging) karena membaiknya perekonomian Indonesia di tahun 2018.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
6.591 6,39  4,06 2,90  13.560

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,25  0,62  4,25

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

19 Februari 2018
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER