Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 19 Juni 2017

Ulasan Pasar 19 Juni 2017

Amerika: Sesuai ekspektasi pasar, the Fed kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps (kedua kalinya di tahun 2017). Sampai dengan akhir tahun 2017, hanya akan ada kenaikan suku bunga sebanyak satu kali (sesuai pernyataan the Fed).

19 Juni

The Fed memprediksi bahwa inflasi di tahun 2017 berada di bawah target 2%, sedangkan ekonomi di tahun 2017 akan tumbuh 2,2%YoY (naik dibandingkan prediksi di bulan Maret sebesar 2,1%YoY).

The Fed juga memastikan bahwa program pengurangan aset (surat berharga senilai USD4,5 Tn) dari neraca akan mulai dilakukan di tahun ini secara bertahap (namun tidak dijelaskan secara detail waktunya).

Indonesia: Neraca perdagangan di bulan Mei kembali mencatatkan surplus sebesar USD 474 juta, meski ekspor meningkat 24,1%YoY melebihi estimasi 15,7%YoY, impor meningkat sangat tajam sebesar 24%YoY melebihi estimasi 10,2%YoY. Naiknya impor yang sangat signifikan menunjukkan adanya perbaikan tingkat konsumsi (kenaikan impor terjadi di barang konsumsi dan barang modal) yang akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di kuartal II.  

Suku bunga acuan 7-day reverse repo rate tetap berada di level 4,75%. Bank Indonesia mengatakan bahwa suku bunga acuan akan tetap berada di level ini selama nilai tukar dan inflasi berada di target yang telah ditetapkan. 

Baca juga:

Market View:

IHSG pada minggu ini ditutup naik 0,85% ke level 5.724. Asing masih melakukan pembelian bersih sebesar USD 12,9 juta (YTD: USD 1,48 miliar). Minggu lalu, sebanyak tujuh sektor mengalami kenaikan dimana sektor keuangan menjadi sektor yang mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 1,4%WoW. Sedangkan dua sektor lainnya mengalami penurunan dimana sektor perkebunan menjadi sektor yang mengalami penurunan terbesar, yaitu sebesar 0,5%WoW.  

Yield benchmark SUN 10 tahun (FR0059) turun ke level 6,79%. Untuk INDON 10 tahun (INDON 27), yield bergerak flat ke level 3,63% dan yield US Treasury 10 tahun turun ke level 2,15% (dibandingkan dengan posisi per 09 Juni 2017 yaitu 3,65% dan 2,20%). Premi risiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 114bps. Rupiah ditutup flat pada level 13.299/USD, (-0.05% dibandingkan dengan minggu lalu).

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 15 Juni 2017 tercatat sebesar IDR  763,9 Triliun atau sebesar 39,3% dari total outstanding-nya, menurun dibandingkan posisi per tanggal  09 Juni 2017 yaitu sebesar IDR 761,3 Triliun (39,2% dari total outstanding-nya).

Perdagangan di pasar modal mungkin akan lebih sepi menjelang libur Lebaran. Untuk investor, tetaplah menyiasati penurunan NAB dengan Dollar Cost Averaging untuk mendapatkan keuntungan yang optimal.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.724 6,79  3,63 2,15  13.299

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
 4,33  0,39  4,75

*Data per akhir minggu.

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

 

19 Juni 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER