Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 2 Januari 2019

Ulasan Pasar 2 Januari 2019

Zona Amerika

  • Data ketenagakerjaan bulan Desember akan dirilis tanggal 4 Januari. Nonfarm payroll diprediksi bertambah 180.000 vs estimasi 155.000. Tingkat pengangguran tetap diprediksi berada di level 3.7%
  • Pemerintahan Donald Trump mengalami shutdown yang diprediksi akan tetap berlanjut pekan depan. Penyebab shutdown adalah kongres tidak menyetujui permintaan anggaran yang diajukan Trump untuk mendanai tembok perbatasan sebesar 5 miliar dollar AS, sedangkan kongres hanya setuju untuk memberikan dana 1.3 miliar dollar AS. Pemerintahan Donald Trump mengalami shutdown sebanyak 3 kali.

Zona Eropa

  • Bank sentral Eropa memprediksi bahwa perekonomian global akan melambat di tahun 2019 dan akan mulai stabil sesudahnya.

Zona Asia

  • Setelah AS-China setuju untuk menahan kenaikan tarif impor selama 90 hari pada tanggal 1 Desember, China akan mengadakan pertemuan dengan AS di awal Januari untuk membahas transaksi perdagangan antara kedua belah pihak lebih lanjut. 

Zona Indonesia

  • Inflasi Indonesia selama 2018 tercatat sebesar 3.13 % YoY sedikit diatas ekpektasi para ekonom sebesar 3.01% YoY. Infasi di bulan Desember 2018 sendiri, tercatat sebesa 0,62% MoM didorong oleh kenaikan harga kebutuhan pokok dan transportasi.

 

Gambar Weeklu 2 Januari 2019

Baca juga:

Market View:

Di penghujung tahun 2018 IHSG di tutup menguat 0,5 % WoW ke level 6,194 karena di dorong oleh pelemahan harga minyak dunia sehingga menumbuhkan kembali optimisme akan penguatan rupiah. Asing mencatat pembelian bersih sebesar USD  61,4 juta selama sepekan (outflow YTD: USD 3,7 milyar). Pada minggu lalu, sektor tambang menjadi sektor yang mengalami kenaikan paling tinggi, naik sebesar 3,0% WoW. Di lain sisi sektor aneka industri menjadi sektor yang mengalami penurunan paling dalam, turun sebesar 1,77% WoW. Pada minggu lalu IHSG diperdagangkan di 14.5x P/E 2019.

Pada tanggal 21 Desember 2018, yield benchmark SUN 5 tahun (FR0077), 10 tahun (FR0078), SUN 15 tahun (FR0065) dan 20 tahun (FR0075) ditutup turun ke level 7.78%, 7.89%, 8.14% dan 8.34%.

Untuk INDON 10 tahun (INDON 28), yield bergerak turundi level 4.51% dan yield US Treasury 10 tahun turun di 2.79% (dibandingkan dengan posisi per 14 Desember 2018 yaitu 4,58% dan 2,89%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun naik di level 139.05 bps. Rupiah ditutup menguat  0.22%  WoW pada level 14.553

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 14 Desember 2018 tercatat sebesar IDR 892.33 Triliun atau  sebesar 37.6% dari total outstanding-nya, menurun dibandingkan posisi per tanggal 7 Desember 2018 yaitu sebesar IDR 898.54  Triliun (37.84% dari total outstanding-nya).

Meskipun selama tahun 2018 IHSG mengalami kinerja yang kurang menggembirakan yaitu turun sekitar 2,54% namun berdasarkan statistik, selama 20 tahun terakhir IHSG memiliki probabilitas sebesar 80% untuk mencatatkan kinerja yang positif setelah melewati tahun dengan kinerja negatif. Peluang IHSG untuk mencatatkan kinerja yang positif di tahun 2019 juga diperkuat dengan kondisi perekonomian Indonesia yang masih sangat kuat dimana untuk pertama kalinya kementrian keuangan tidak menerbitkan APBN perubahan karena penerimaan negara tahun 2018 telah mencapai 100% dari target yang telah di tetapkan. Dari sisi global, meredanya tensi perang dagang antara AS dengan Tiongkok diharapkan mampu meredam volatilitas pasar. Di dorong oleh optimisme kinerja IHSG yang lebih baik di tahun 2019, kami tetap menyarankan untuk melakukan pembelian di pasar modal Indonesia. Akhir kata kami PT Danareksa Investment Management mengucapkan Happy new year, wishing you a joyful and prosperous year ahead!

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
6.163 7,89 4,51 2.79  14.553

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,16  0,28 6

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

02 Januari 2019
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER