Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 2 Oktober 2017

Ulasan Pasar 2 Oktober 2017

Amerika : Juru bicara House of Representatives Amerika Serikat, Paul Ryan, memastikan bahwa reformasi pajak dapat disahkan oleh kongres di tahun ini dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi sebesar 3% di tahun 2018.

Data ketenagakerjaan seperti non-farm payroll dan tingkat pengangguran bulan September akan dirilis tanggal 6 Oktober. Data ketenagakerjaan merupakan salah satu indikator untuk penentuan kenaikan suku bunga. Mengacu pada survei Bloomberg, 70% ekonom yakin bahwa akan terjadi kenaikan suku bunga untuk ketiga kalinya di bulan Desember.

Indonesia: Inflasi bulan September tercatat 0,13%MoM; 3,72%YoY. Angka ini di atas estimasi konsensus sebesar 0,08%MoM; 3,70%YoY.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Resiko mengatakan bahwa defisit anggaran dalam APBN-P sebesar 2,92% dari PDB, namun pemerintah memiliki outlook bahwa defisit hanya berada di level 2,67% dari PDB. Adanya outlook defisit sebesar 2,67% dari PDB maka penerbitan SBN bruto akan mencapai Rp 712 triliun, sampai dengan September 2017 realisasi penerbitan telah mencapai 83% dari target.

Gambar 2 Oktober 2017

Baca juga:

Market View:

Pada pekan lalu, IHSG ditutup melemah 0,18%WoW ke level 5.901. Faktor eksternal seperti geopolitik, reformasi pajak dan arah kebijakan moneter The Fed mengakibatkan pelemahan pada nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS. IDR melemah 1,18%WoW ke level 13.472.  Asing masih melakukan penjualan bersih sebesar USD 183juta selama sepekan (outflow YTD: USD 806 juta).

Berdasarkan sektor, terdapat empat sektor yang tercatat mengalami pelemahan, tiga sektor mengalami penguatan dan dua sektor lainnya flat. Sektor konsumsi menjadi sektor yang mengalami penurunan paling dalam yaitu sebesar -1,4% WoW sedangkan sektor aneka industri menjadi sektor yang mengalami kenaikan paling tinggi yaitu sebesar 1,2% WoW.

Untuk pasar obligasi, yield benchmark SUN 10 tahun (FR0059) ditutup naik ke level 6,49%. Untuk INDON 10 tahun (INDON 27), yield bergerak naik ke level 3,54% dan yield US Treasury 10 tahun bergerak naik ke 2,33% (dibandingkan dengan posisi per 22 September 2017 yaitu 3,46% dan 2,25%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun naik ke level 104bps. Rupiah ditutup melemah 1,18%WoW pada level 13.472.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 28 September 2017 tercatat sebesar IDR 824,47 triliun atau sebesar 40,2% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  31 Agustus 2017 yaitu sebesar IDR 785,00 triliun (39,0% dari total outstanding-nya).

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.901 6,49  3,54 2,33  13.472

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,82  (0,07)  4,25

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

02 Oktober 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER