Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 2 September 2019

Ulasan Pasar 2 September 2019

Zona Amerika

    • Data pertumbuhan ekonomi kuartal II tumbuh 2% annualized sesuai estimasi, namun mengalami penurunan dibandingkan data pertama sebesar 2.1% annualized

    • AS secara resmi menaikkan tarif impor atas produk China sebesar 15% senilai US$ 112 miliar. Pada bulan Desember, pemerintah AS akan kembali menaikkan tarif produk China senilai US$ 160 miliar.

    • Data ketenagakerjaan akan dirilis tanggal 6 September  yaitu berupa nonfarm payroll Agustus yang diprediksi meningkat 155.000 sedangkan tingkat pengangguran di bulan Agustus diprediksi berada di level 3.7%

Zona Eropa

    • Berdasarkan hasil rapat ECB bulan Juli, para pemangku kebijakan meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi akan melemah di tahun 2019 sehingga berbagai paket stimulus diperlukan untuk mengatasi pelemahan ekonomi. Tanggal 12 September, ECB akan membahas kebijakan moneter, pasar memprediksi bahwa program quantitative easing akan diluncurkan pada pertemuan kali ini.

Zona China

  • Data manufaktur China memasuki fase ekspansi karena Caixin Manufacturing Index di level 50.4 bulan Agustus.

  • Neraca perdagangan bulan Agustus akan dirilis tanggal 8 September yang diprediksi masih tercatat surplus setelah mencatat surplus sebesar US$ 44.61 miliar di bulan Juli.

Zona Indonesia

  • Inflasi Agustus akan dirilis tanggal 2 September yang diprediksi hanya meningkat 0.16% mom vs 0.31% mom bulan Juli

  • Tingkat kepercayaan konsumen bulan Agustus akan dirilis tanggal 5 September yang diprediksi mengalami penurunan dari 124.8 menjadi 123.8 

 2 September

Market View:

Minggu lalu IHSG di tutup naik 1,16% WoW setelah pada minggu lalu BI diluar dugaan menurunkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 5,75. Asing mencatat penjualan bersih sebesar USD 104 juta selama sepekan (inflow YTD: USD  4,17 milyar). Pada minggu lalu,hampir seluruh sektor mengalami kenaikan kecuali sektor kosumsi dan agrikultur yang turun sebesar 0,17% dan 0,61% WoW. Sektor yang paling tinggi mengalami kenaikan adalah sektor Industri dasar dimana naik sebesar 5,05% WoW.

Pada tanggal 30 Agustus 2019, yield benchmark SUN 5 tahun (FR0077), SUN 10 tahun (FR0078), 15 tahun (FR0068) dan SUN 20 tahun (FR0079) ditutup naik ke level 6,75%, 7,32%, 7,76% dan 7,89%.

Untuk INDON 10 tahun (INDON 29), yield bergerak turun ke level 2.75% dan yield US Treasury 10 tahun turun di 1.49% (dibandingkan dengan posisi per 23 Agustus 2019 yaitu 2,93% dan 1.54%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 89,7 bps. Rupiah ditutup menguat 0.17%  WoW pada level 14.198

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 26 Agustus 2019 tercatat sebesar  IDR 1008,98 Tn atau sebesar 38,67% dari total outstandingnya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  23 Agustus 2019 yaitu sebesar IDR 1008,08 Tn (38,45% dari total outstanding-nya).

Di luar isu perang dagang AS-China yang kembali memanas, situasi global cukup kondusif saat ini, AS akan memasuki fase dovish karena the Fed telah menurunkan suku bunga acuan. Begitupun dengan zona Eropa yang akan memberikan stimulus untuk menggerakkan perekonomiannya. Indonesia juga mengimplementasikan pelonggaran kebijakan moneter dan fiskal yang akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di tahun 2019. Kami menyarankan untuk melakukan averaging down bila terjadi koreksi karena kondisi perekonomian yang akan membaik di kuartal III dan IV

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
6.329 7.32 2.75 1.49

 14.198

Economic Data

Indonesia Trade Balance Jul (USD) Indonesian Export Jun (%YoY) Indonesian Import Jul(%)
-0.06 Miliar  -5.12 -15.21

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

02 September 2019
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER