Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 20 Februari 2017

Ulasan Pasar 20 Februari 2017

Dalam testimoninya terhadap kongres, Yellen menyatakan bahwa sebaiknya kenaikan suku bunga dapat dilakukan dalam waktu dekat karena data inflasi cenderung naik serta ekonomi terus bergerak ke arah yang positif. Meski demikian, mengacu pada survei Bloomberg, hanya 36% ekonom memprediksi suku bunga akan dinaikkan pada pertemuan The Fed di bulan Maret.   

Baca juga:

Neraca perdagangan Indonesia di bulan Januari 2017 tercatat surplus sebesar USD 1,396 juta melebihi estimasi USD 823 juta serta lebih baik dari surplus bulan Desember USD  1,046 juta. 

investasi reksadana online danareksa ulasan pasar 20 februari 2017

  • Total ekspor di bulan Januari 2017 tumbuh sebesar 27,7% YoY, sektor non migas memberikan kontribusi sebesar 90,5% terhadap total ekspor (produk industri pengolahan memberikan kontribusi 73,7%, pertambangan & lainnya 14,7% dan pertanian 2,1%).
  • Nilai impor di bulan Januari naik sebesar 14,5% YoY, sektor non migas yang memberikan peranan terhadap impor di bulan Januari sekitar 85% hanya tumbuh sebesar 10% YoY.

Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan BI 7-day reverse repo rate di posisi 4,75%. Suku bunga deposit facility dan lending facility tetap berada masing-masing di level 4,0% dan 5,5%.

  • Gubernur BI menyatakan bahwa ruang untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter relatif terbatas.
  • BI memproyeksi kenaikan suku bunga di Amerika Serikat hanya terjadi 2 kali.

Pilkada relatif berjalan aman dan damai, namun khusus di Jakarta terjadi pilkada putaran kedua yang akan dilaksanakan kembali tanggal 19 April 2017.

Market View : 

Minggu lalu, IHSG ditutup turun sebesar 0,39% WoW ke level 5.351. Data neraca perdagangan yang berada di atas ekspektasi para ekonomis tidak berhasil mendorong kenaikan IHSG. Investor asing melakukan penjualan bersih sebesar USD 73,0 juta (YTD: -USD 67,5 juta) setelah pilkada dilaksanakan.

Sebanyak 6 sektor mengalami kenaikan dan 3 sektor mengalami penurunan dimana sektor perkebunan menjadi sektor yang mengalami penurunan paling dalam sebesar 2,6% WoW dan sektor industri dasar menjadi sektor yang mengalami kenaikan terbesar sebesar 0,7% WoW.

Untuk pasar Surat Utang Negara (SUN), imbal hasil SUN 10 tahun cenderung flat dan berada di level 7,51% dengan meningkatnya kemungkinan kenaikan Fed Fund Rate (FFR) dari 17% menjadi 36% yang akan diputuskan pada The Federal Open Market Committee (FOMC) Meeting di pertengahan bulan Maret.

Untuk INDON 10 tahun, yield bergerak flat ke level 3.92% dan yield US Treasury 10 tahun flat di level 2,41% (dibandingkan dengan posisi per 10 Februari 2017 yaitu 3,92% dan 2,41%). Premi risiko Indonesia yang terefleksikan dalam Credit Default Swap (CDS) 5 tahun turun ke level 136bps. Rupiah ditutup pada level 13.333/USD, melemah 0,22% dibandingkan dengan minggu lalu.

Kepemilikan investor asing pada pasar SUN per tanggal 14 Februari 2017 tercatat sebesar IDR  686,5 triliun atau sebesar 37,44% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal 10 Februari 2017 yaitu sebesar IDR 685,26 triliun (37,37% dari total outstanding-nya).

Investor masih akan wait-and-see mengingat pilkada Jakarta yang memasuki putaran kedua. Oleh sebab itu, menyikapi fluktuasi pasar modal yang tinggi, kita menyarankan investor untuk berfokus pada produk money market selama semester pertama ini. DIM memiliki produk ReksaDana unggulan seperti Danareksa Seruni Pasar Uang II dan Danareksa Gebyar Dana Likuid.

Untuk investor yang memiliki rentang investasi yang lebih panjang dan cenderung mencari kesempatan di saat terjadinya koreksi pada IHSG, kami menyarankan untuk melakukan Dollar Cost Averaging pada dua produk Reksa Dana Saham unggulan yaitu Danareksa Mawar Konsumer 10 dan Danareksa Mawar Rotasi Sektor Strategis.

Stay invested!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.351 7,51  3,92  2,41  13.333

Economic Data

Indonesia CPI (%yoy) Indonesia CPI (%mom) 7 Day Reverse Repo (%)
 3,49  0,97  4,75

*Data per akhir minggu.

Selamat berinvestasi!

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.
20 Februari 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER