Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 20 Maret 2017

Ulasan Pasar 20 Maret 2017

Sesuai ekspektasi pasar, The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25bps ke kisaran 0.75%-1.00%. The Fed memberikan pernyataan bahwa akan menyisakan 2 kali kenaikan hingga akhir tahun 2017.

investasi reksadana online danareksa ulasan pasar 20 maret 2017

Baca juga:

Pemilihan presiden di Belanda disambut positif oleh pasar karena dimenangkan oleh petahana (potensi Belanda memisahkan diri dari zona Euro sangat minim). Setelah Belanda, pasar akan fokus pada pemilihan di Perancis yang akan diadakan pada bulan Mei 2017 di mana berdasarkan survei terakhir, voter lebih memilih Marine Le Pen yang pro pemisahan Perancis dari zona Euro.  

Neraca perdagangan bulan Februari surplus sebesar USD 1,319 juta, sedikit dibawah ekspektasi konsensus sebesar USD 1,322 juta. Hal ini karena ekspor hanya tumbuh 11,16% YoY (versus estimasi 16,06%) dan impor hanya tumbuh 10,61% YoY (versus estimasi 15,11%).

Bank Indonesia menahan suku bunga acuan di level 4,75%. Selain itu Bank Indonesia juga memproyeksikan bahwa ekonomi di kuartal I tahun 2017 akan cenderung datar dibandingkan kuartal IV tahun 2016 di rentang 4,99%-5,05%.

Market View :

Pasar uang dan modal global merespon dengan positif kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25bps minggu lalu. Kenaikan ini juga menghilangkan ketidakpastian akan arah kebijakan suku bunga The Fed ke depannya (3 kali kenaikan di tahun 2017).

IHSG merespon dengan penguatan sebesar 2,8% WoW dan ditutup ke level 5.540, yang merupakan posisi tertinggi dari awal tahun. Arus dana asing sebesar USD 406,4 juta menjadi salah satu katalis penguatan IHSG (YTD +USD 321 juta). Hal ini juga terefleksi dengan kenaikan saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBRI, TLKM, ASII dan UNVR.

Setali tiga uang, penguatan di pasar obligasi juga terlihat dari penurunan yield 10 tahun (FR0059) yang turun ke level 7,18%. Untuk INDON 10 tahun (INDON 27), yield juga bergerak turun ke level 3.96% sejalan dengan turunnya yield US Treasury 10 tahun ke level 2,50% (dibandingkan dengan posisi per 10 Maret 2017 yaitu 4,17% dan 2,57%). 

Premi risiko Indonesia yang terefleksikan dalam Credit Default Swap (CDS) 5 tahun turun ke level 121bps. Rupiah ditutup pada level 13.345/USD, menguat 0,25% dibandingkan dengan minggu lalu.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 16 Maret 2017 tercatat sebesar IDR  699,2 triliun atau sebesar 37,74% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  10 Maret 2017 yaitu sebesar IDR 697,3 triliun (37,87% dari total outstanding-nya).

Setelah kenaikan suku bunga The Fed dan kejelasan arah kebijakannya, kami melihat katalis terdekat yang bisa menjadi game changer untuk pasar uang dan modal adalah rating upgrade Indonesia oleh S&P, walaupun investor asing juga masih menunggu perkembangan pilkada yang akan diselenggarakan di bulan April ini.

Melihat kondisi ekonomi Indonesia sekarang, dapat dikatakan bahwa peluang dinaikkannya rating Indonesia sangatlah tinggi. Tentunya jika terjadi kenaikan rating, potensi masuknya arus dana asing semakin besar dan diharapkan akan meningkatkan kinerja pasar saham maupun obligasi.

Stay invested!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.540 7,18  3,96  2,50  13.345

Economic Data

Indonesia CPI (%yoy) Indonesia CPI (%mom) 7 Day Reverse Repo (%)
 3,83  0,23  4,75

*Data per akhir minggu.

Selamat berinvestasi!

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.
20 Maret 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER