Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 20 November 2017

Ulasan Pasar 20 November 2017

Amerika: Inflasi di bulan Oktober tumbuh sebesar 0.1% secara bulanan hal ini sesuai ekspektasi.

Data penjualan retail di bulan Oktober tumbuh sebesar 0.2% secara bulanan melebihi ekspektasi pasar yang memprediksi tidak ada pertumbuhan secara bulanan.

Progres proposal reformasi pajak (penurunan corporate tax rate) masih didiskusikan, hal ini merupakan hal yang ditunggu oleh investor.

Asia: Diplomat senior China (sebagai utusan presiden Xi Jinping) akan mengunjungi Korea Utara. Hal ini diharapkan dapat menurunkan tensi politik yang terjadi di Korea Utara.

Indonesia: Neraca perdagangan di bulan Oktober tercatat surplus sebesar US$895 juta di bawah estimasi US$1.608 juta. Surplus di bawah estimasi disebabkanya adanya peningkatan impor yang diharapkan dapat meningkatkan kegiatan perekonomian di masa mendatang.

Bank Indonesia tetap menahan suku bunga acuan di level 4.25%. Bank Indonesia juga memproyeksi bahwa perekonomian Indonesia di tahun 2017 akan tumbuh 5.1%.

20112017

Baca juga:

Market View:

IHSG ditutup meningkat 0,5% WoW ke level 6.051, karena didorong oleh ekspektasi membaiknya perekonomian Indonesia di kuartal IV yang terkonfirmasi meningkatnya impor barang konsumsi dan modal di bulan Oktober 2017. Asing masih melakukan penjualan bersih sebesar USD 276 juta selama sepekan (outflow YTD: USD2,1 miliar). Pada minggu lalu, empat sektor ditutup naik sedangkan lima sektor ditutup turun. Tiga sektor yang mencatatkan return tertinggi adalah keuangan, konsumsi, dan perdagangan masing-masing sebesar 1.46%, 1.22%, dan 0.67%. Sedangkan sektor aneka industri adalah sektor yang mencatatkan penurunan terdalam sebesar -1.7%.

Pada tanggal 17 November 2017, yield benchmark SUN 10 tahun (FR0059) ditutup flat  di level 6,60%. Untuk INDON 10 tahun (INDON 27), yield bergerak flat ke level 3,64% dan yield US Treasury 10 tahun flat 2,34% (dibandingkan dengan posisi per 10 November 2017 yaitu 3,68% dan 2,39%). Premi risiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun di level 99.4 bps. Rupiah ditutup flat 0.01% WoW pada level 13.531.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 16 November 2017 tercatat sebesar IDR816,02 triliun atau sebesar 38,6% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal 10 November 2017 yaitu sebesar IDR811,97 triliun (38,8% dari total outstanding-nya).

Pasar saat ini memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal IV-2017 akan lebih baik dibandingkan kuartal-kuartal sebelumnya sehingga ekonomi di tahun 2017 akan tumbuh sebesar 5.1%. Pertumbuhan ekonomi di tahun 2018 diprediksi juga akan lebih baik dibandingkan tahun 2017 karena banyaknya kegiatan di tahun depan seperti PILKADA serentak di sejumlah wilayah Indonesia, Asian Games 2018, pemberian dana bantuan sosial untuk keluarga tidak mampu. Kami tetap positif atas pasar modal Indonesia didukung oleh terus membaiknya kondisi makro ekonomi Indonesia.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
6.051 6,60  3,64 2,34  13.531

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,58  0,01  4,25

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

 

 

20 Nopember 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER