Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 23 Januari 2017

Ulasan Pasar 23 Januari 2017

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pidato perdananya menegaskan bahwa kebijakannya akan mengedepankan kepentingan AS di atas segalanya, seperti mendorong korporasi untuk mengembalikan lapangan kerja ke AS, membangun kembali infrastruktur AS dan berbagai kebijakan terkait imigrasi, perdagangan dan lain-lain. 

Baca juga:

Perekonomian China di kuartal IV tahun 2016 tumbuh 6,8% melebihi ekspektasi 6,7%. Hal ini disebabkan meningkatnya belanja pemerintah dan meningkatnya pinjaman perbankan. Untuk tahun 2016, ekonomi tumbuh 6,7% YoY berada dalam range target pemerintah 6,5%-7,0%.

investasi reksadana online danareksa ulasan pasar 23 januari 2017

Inflasi Indonesia di bulan Januari 2017 sampai dengan pekan ketiga tumbuh 0,67% MoM. Untuk bulan Januari Bank Indonesia memprediksi bahwa inflasi akan tumbuh sebesar 0,7% MoM lebih besar dibandingkan inflasi Januari 2016 sebesar 0,51%. 

Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 7-day reverse repo rate di level 4,75%.

Neraca perdagangan Indonesia di bulan Desember 2016 tercatat surplus sebesar USD 992 juta melebihi estimasi USD 902 juta.

Market View : 

Performa dari pasar saham selama sepekan terakhir cenderung melemah 0,35% WoW ke level 5,245. Investor asing juga tercatat melakukan penjualan bersih sebesar USD 32,8 juta. Berdasarkan sektor, mayoritas sektor masih mencatatkan penurunan dan yang paling dalam terjadi pada sektor infrastruktur sebesar 2,0% WoW. 

Untuk pasar obligasi, yield benchmark Surat Utang Negara (SUN) 10 tahun bergerak naik ke level 7,53% dan INDON 10 tahun naik ke level 4,06%. US Treasury 10 tahun bergerak naik ke level 2.49% menjelang pelantikan Trump. Premi risiko Indonesia turun ke level 150bps. Rupiah juga melemah 0,25% ke level 13,410/USD. Posisi kepemilikan investor asing pada pasar SUN per tanggal 18 Januari 2017 tercatat sebesar IDR 677,5 triliun (37,9% dari total outstanding), naik dibandingkan posisi per tanggal 30 Desember 2016 (IDR 672,5 triliun atau 37,6% dari total outstanding).

Pasca pelantikan Presiden AS yang baru, kami melihat para pelaku pasar masih akan menunggu dan mempelajari kebijakan yang lebih detil dari presiden terpilih Donald Trump.

Menyikapi volatilitas pasar modal yang tinggi, kita menyarankan investor untuk berfokus pada produk money market selama kuartal pertama ini. DIM memiliki produk Reksa Dana unggulan seperti Danareksa Seruni Pasar Uang II dan Danareksa Gebyar Dana Likuid.

Untuk investor yang memiliki rentang investasi yang lama dan cenderung mencari kesempatan di saat terjadinya koreksi pada IHSG, kami menyarankan investor untuk melakukan Dollar Cost Averaging pada dua produk unggulan yaitu Danareksa Mawar Konsumer 10 dan Danareksa Mawar Rotasi Sektor Strategis.

Stay invested!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.254 7,53  4,06  2,49  13.410

Economic Data

Indonesia CPI (%yoy) Indonesia CPI (%mom) 7 Day Reverse Repo (%)
 3,02  0,42  4,75

*Data per akhir minggu.

Selamat berinvestasi!

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.
23 Januari 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER