Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 25 September 2017

Ulasan Pasar 25 September 2017

Amerika: Sesuai ekspektasi pasar, pertemuan the Fed bulan September, suku bunga dipertahankan tetap. The Fed memberikan indikasi bahwa kenaikan untuk ketiga kalinya akan terjadi di bulan desember.

Pada pertemuan ini, the Fed juga memberikan indikasi akan mulai melakukan penjualan obligasi dari neracanya senilai USD 4,5 triliun di bulan Oktober secara bertahap. Pada tahap awal, penjualan obligasi maksimal senilai USD 10 miliar per bulan dan akan meningkat menjadi USD 50 miliar per bulan.

 Asia: S&P menurunkan satu peringkat hutang jangka panjang China dari AA- menjadi A+ dengan outlook tetap stabil. Sebelumnya, Moody’s telah menurunkan peringkat hutang China di bulan Mei.

Untuk pertama kalinya, Kim Jong Un merilis video untuk menjawab pernyataan Trump di hadapan majelis umum PBB. Kim Jong Un merasa Trump tidak mengakui keberadaan Korea Utara, hal ini meyakinkan ia untuk terus mengembangkan senjata nuklir bagi Korea Utara.

Indonesia: Bank Indonesia kembali menurunkan suku bunga acuan sebesar 25bps ke 4,25%. Hal ini mengkonfirmasi inflasi sampai akhir tahun berada sesuai target BI dan pemangkasan suku bunga ini diharapkan dapat membantu pertumbuhan ekonomi.

Gambar Weekly 25092017

Baca juga:

Market View:

IHSG ditutup menguat 0,67%WoW ke level 5,911. Ekspektasi pasar bahwa Bank Indonesia kembali akan menurunkan suku bunga acuan serta kebijakan the Fed yang sesuai dengan prediksi pasar membuat IHSG selama sepekan ini bergerak di zona positif. Asing melakukan penjualan bersih sebesar USD 43,6 juta selama sepekan terakhir sehingga posisi asing secara YTD tercatat jual bersih sebesar  USD 622,9 juta.

Terdapat 5 sektor yang mencatatkan return positif yaitu sektor perbankan, properti & konstruksi, pertambangan, pertanian, dan perdagangan. Sektor perbankan dan sektor properti konstruksi mencatatkan return positif tertinggi secara mingguan masing-masing sebesar 2,73% dan 1,35%. Sedangkan sektor infrastruktur mencatatkan return terendah selama seminggu ini yaitu -1,04%.

Untuk pasar obligasi, yield SUN 10 tahun ditutup turun ke level 6,41% dan yield INDON 10 tahun bergerak flat ke level 3,46% sedangkan yield US Treasury 10 tahun flat ke level 2,25% (dibandingkan dengan posisi per 8 Agustus 2017 yaitu 3,41% dan 2,2%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun naik ke level 102bps. Rupiah ditutup melemah 0.55% pada level 13.312/USD.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 19 September 2017 tercatat sebesar IDR 818,23 triliun atau sebesar 40,4% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  15 September 2017 yaitu sebesar IDR 818,00 triliun (40,4% dari total outstanding-nya).

Stay invested!

 

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.872 6,51  3,41 2,25  13.240

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,82  (0,07)  4,25

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

25 September 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER