Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 27 Desember 2017

Ulasan Pasar 27 Desember 2017

Zona Amerika:

  • Presiden Donald Trump telah mengesahkan UU reformasi pajak pada hari Jumat. UU terbaru ini merupakan program reformasi pajak terbesar sejak periode 1980an, salah satu programnya adalah penurunan pajak korporasi dari 35% menjadi 21%. Beberapa perusahaan telah mengumumkan akan memberikan karyawannya sejumlah bonus setelah adanya pengesahan UU ini.
  • Perekonomian AS di kuartal III tumbuh 3.2% yoy (estimasi untuk ketiga kalinya), membaik dibandingkan perekonomian di kuartal II yang tumbuh sebesar 3.1%.

20171227

Zona Asia: Bank Sentral Jepang menahan suku bunga acuan di level -0.1% dan target yield obligasi 10 tahun di level 0%. Ekonomi tumbuh secara moderat, sedangkan tingkat inflasi masih di bawah target cenderung untuk meningkat. 

Zona Indonesia:

  • Lembaga pemeringkat Fitch meningkatkan peringkat surat utang Indonesia dari BBB- dengan outlook positif menjadi BBB dengan outlook stabil. Alasan Fitch menaikkan peringkat Indonesia adalah Indonesia dianggap kuat atas gejolak eksternal karena kebijakan makroekonomi yang konsisten dalam menjaga stabilitas ekonomi.
  • Menteri keuangan memproyeksi bahwa ekonomi di tahun 2017 hanya akan tumbuh 5.05% yoy di bawah target APBN sebesar 5.2%. Namun untuk kuartal IV ekonomi diproyeksi akan tumbuh sebesar 5.15%-5.17% lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya.
  • Mengacu pada pernyataan Menkeu, defisit anggaran sampai dengan 15 Desember 2017 merepresentasikan 2.62% terhadap PDB, sampai dengan akhir 2017 defisit akan mencapai kisaran 2.6%-2.7% terhadap PDB.

Baca juga:

Market View:

IHSG ditutup menguat 1,67% WoW ke level 6.221, didorong oleh kenaikan rating atas Indonesia oleh lembaga pemeringkat Fitch. Sentimen positif dari global juga turut mendukung penguatan IHSG selama sepekan yaitu optimisme bahwa program reformasi pajak Amerika Serikat akan disahkan menjadi undang-undang. Asing mencatat pembelian bersih sebesar USD39.65 juta selama sepekan (outflow YTD: USD2,95 miliar). Lima sektor mencatatkan return positif, sedangkan tiga sektor mencatatkan return negatif selama sepekan. Sektor agrikultur mencatatkan return terendah yaitu sebesar -2.44% WoW.

Pada tanggal 22 Desember 2017, yield benchmark SUN 10 tahun (FR0059) ditutup turun di level 6,34%. Untuk INDON 10 tahun (INDON 27), yield bergerak flat ke level 3,59% dan yield US Treasury 10 tahun naik 2,48% (dibandingkan dengan posisi per 15 Desember 2017 yaitu 3,58% dan 2,36%). Premi risiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 86 bps. Rupiah ditutup menguat 0,23% WoW pada level 13.556.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 21 Desember 2017 tercatat sebesar IDR833,29 triliun atau sebesar 39,7% dari total outstanding-nya, menurun dibandingkan posisi per tanggal 15 Desember 2017 yaitu sebesar IDR834,69 triliun (39,7% dari total outstanding-nya).

Program reformasi pajak AS akhirnya telah disahkan menjadi UU dan akan bisa diterapkan di tahun 2018. Adanya reformasi diharapkan dapat meningkatkan perekonomian Amerika Serikat dan berpengaruh pula pada pemulihan ekonomi global. Investor cukup khawatir dengan perbaikan ekonomi AS yang dapat berakibat atas kenaikan suku bunga di AS bisa terjadi lebih dari 3 kali, namun indikasi terakhir, the Fed tetap memproyeksi kenaikan hanya terjadi 3 kali di tahun 2018 (inflasi masih di bawah target). Kami melihat sentimen global cenderung positif di tahun 2018 karena pemulihan ekonomi tidak hanya terjadi di Amerika Serikat, namun dapat terjadi pula di zona Eropa dan Asia.

Perekonomian Indonesia cenderung membaik pula di tahun 2018, pemerintah menjamin daya beli akan pulih di tahun depan dengan adanya peningkatan anggaran untuk subsidi dan bantuan sosial. Dalam APBN, ekonomi di tahun 2018 diproyeksikan dapat tumbuh sebesar 5.4% yoy di tahun depan lebih baik dibandingkan 5.05% yoy tahun 2017 (estimasi Kemenkeu). Peningkatan outlook Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional juga mengindikasikan tata kelola pemerintah Indonesia saat ini berada ke arah yang positif, setelah S&P dan Fitch, pasar mengharapkan Moody’s juga meningkatkan outlook atas Indonesia yang diharapakan dapat terjadi di bulan Februari 2018. Kami tetap optimis atas pergerakan pasar modal Indonesia di tahun 2018 karena membaiknya sentimen baik global global maupun domestik.  

Di penghujung tahun ini, kami berharap kesuksesan dan keberhasilan selalu menyertai kita di tahun mendatang. Selamat tahun baru 2018.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
6.221 6,34  3,59 2,48  13.556

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,30  0,20  4,25

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

27 Desember 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER