Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 27 Februari 2017

Ulasan Pasar 27 Februari 2017

Menteri Keuangan Amerika, Steven Mnuchin, memberikan pernyataan bahwa reformasi pajak dapat disahkan oleh kongres sebelum Agustus. Menurutnya, reformasi pajak akan berfokus pada pengurangan pajak bagi masyarakat penghasilan menengah serta simplifikasi bisnis.

Tanggal 28 Februari akan dirilis data pertumbuhan ekonomi di kuartal IV (revisi) yang diproyeksi akan tumbuh sebesar 2.1% yoy.

Sementara dari Eropa, negara Perancis akan mengadakan pemilu di bulan April, mengacu pada survei, Marine Le Pen akan memenangi pemilihan ini. Di dalam kampanyenya, Le Pen menjanjikan akan mengadakan referendum dan memastikan bahwa ekonomi Perancis akan tetap baik walaupun memisahkan diri dari Zona Euro (seperti yang terjadi di Inggris).

Baca juga:

Dari dalam negeri, Bank Indonesia memproyeksi bahwa ekonomi di kuartal I-2017 tumbuh di bawah 5.05%.

Bencana banjir dikuatirkan oleh Bank Indonesia dapat berdampak pada inflasi karena mengganggu masa panen serta jalur distribusi pangan di sejumlah wilayah.  Namun, berdasar survei, inflasi di bulan Februari hanya berada di kisaran 0.35% mom vs bulan Januari 0.97% mom (data akan dirilis tanggal 1 Maret).

 Untitled -1

Market View :

Minggu lalu, IHSG mencatatkan kenaikan 0.65%WoW ke level 5,386, sejalan dengan mayoritas bursa di regional yang mengalami kenaikan. Asing melakukan penjualan bersih sebesar USD59,5 juta (YTD: USD-127.1 juta). Tercatat enam sektor mengalami kenaikan dan tiga sektor mengalami penurunan dimana sektor yang mengalami kenaikan paling banyak adalah sektor aneka industri sebesar +3,0% WoW. Sebaliknya, sektor industri dasar mengalami penurunan yang paling dalam yaitu -1,8% WoW.

Untuk pasar obligasi, yield benchmark SUN 10 tahun bergerak flat ke level  7,51%. Untuk INDON 10 tahun (INDON 27), yield bergerak turun ke level 3.86% dan yield US Treasury 10 tahun turun di level 2,31% (dibandingkan dengan posisi per 17 Februari 2017 yaitu 3,92% dan 2,41%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 126bps. Rupiah ditutup pada level Rp13.331/USD, menguat 0,02% dibandingkan dengan minggu lalu.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 23 Februari 2017 tercatat sebesar IDR  686,73 Triliun atau sebesar 36,96% dari total outstanding-nya, menurun dibandingkan posisi per tanggal 17 Februari 2017 yaitu sebesar IDR 688,68 Triliun (37,18% dari total outstanding-nya).

Pasar modal masih diliputi fluktuasi yang tinggi dikarenakan faktor eksternal maupun internal. Kenaikan suku bunga The Fed dan resiko dari pemilu di negara-negara Eropa dalam waktu dekat, dan dari domestik, pilkada DKI yang memasuki putaran kedua menjadi pertimbangan investor asing untuk memilih menunggu hingga pilkada ini selesai. Berdasarkan pembicaraan dengan analis - analis di sekuritas, mayoritas investor asing dalam posisi underweight Indonesia, dan sejak Trump terpilih, arus dana asing yang keluar mencapai  USD1,2 miliar. Hal ini juga tercermin dari performa IHSG yang masih dibawah indeks regional. Peluang pemeringkat rating S&P untuk meningkatkan rating surat utang Indonesia ke level investasi juga terbuka dikarenakan ekonomi Indonesia yang membaik di 2017 ini.

Dengan alasan di atas, kita menyarankan investor untuk berfokus pada produk money market selama semester pertama ini. DIM memiliki produk unggulan seperti Danareksa Seruni Pasar Uang II dan Gebyar Dana Likuid. Untuk investor yang memiliki rentang investasi yang lebih panjang dan cenderung mencari kesempatan di saat terjadinya koreksi pada IHSG, kami menyarankan investor untuk melakukan Dollar Cost Averaging pada dua produk unggulan yaitu Danareksa Mawar Konsumer 10 dan Mawar Rotasi Sektor Strategis.

Stay invested!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.386 7,51  3,86  2,31  13.331

Economic Data

Indonesia CPI (%yoy) Indonesia CPI (%mom) 7 Day Reverse Repo (%)
 3,49  0,97  4,75

*Data per akhir minggu.

Selamat berinvestasi!

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.
27 Februari 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER