Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 27 Juli 2015

Ulasan Pasar 27 Juli 2015

Data perekonomian AS minggu lalu tercatat mixed. Data klaim pengangguran tercatat 255.000, di bawah konsensus 278.000. Data preliminary PMI manufacturing versi Markit tercatat 53.8, melebihi konsensus 53.6. Laju inflasi AS bulan Juni tercatat 0.3%mom, inline dengan konsensus.  Data new home sales tercatat 482.000, di bawah konsensus 548.000. Sementara itu, data existing home sales tercatat 5.49juta unit, melebihi perkiraan 5.40juta unit.

market watch 27 juli 2015

Dari wilayah Eropa, laju inflasi zona Eropa bulan Juni tercatat tetap di level 0.2%yoy, inline dengan konsensusnya. Data preliminary PMI manufacturing versi Markit tercatat 52.2, di bawah konsensus 52.5. Sementara itu dari wilayah Asia, data GDP 2Q15 negara China tercatat sebesar 7%yoy, melebihi konsensus 6.8%.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia tercatat masih mempertahankan BI rate di level 7.5%. Data neraca perdagangan bulan Juni tercatat surplus USD 477 juta, di bawah konsensus surplus USD 496 juta, didorong data ekspor yang menurun 12.78% sedangkan impor menurun 17.42%. Bank Indonesia memperkirakan inflasi bulan Juli sebesar 0.46%-0.6%mom.

Market View: 

IHSG pada akhir minggu ditutup melemah di level 4,856.59. Pelemahan juga terjadi pada nilai tukar Rupiah yang ditutup di level 13,400. Pasar obligasi bergerak relatif stabil terlihat dari posisi yield obligasi dengan tenor 10 tahun yang berada di level 8.26%.

Pasar saham berada dalam tekanan menyusul pesimisme terhadap  prospek Indonesia, tidak membaiknya situasi pasar saham global, serta ketakutan akan kinerja emiten yang mengecewakan.

Penurunan yield UST 10 tahun menjadi 2.25% terjadi seiring masih diragukannnya kembali rencana kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat. Sementara bursa China masih dalam volatilitas yang tinggi dengan  kenaikan dan penurunan yang sangat signifikan.

Pasar saham Indonesia juga berlangsung relatif sepi karena libur panjang hari Raya Idul Fitri dan terutama sepi sentimen positif untuk pasar Indonesia. Emiten-emiten akan mulai merilis laporan keuangan untuk kuartal II-2015 yang dan selambat-lambatnya harus disampaikan pada tanggal 31 Juli 2015.

Saat ini IHSG ditransaksikan dengan forward PE tahun 2015 sebesar 15.5x, relatif lebih tinggi dibandingkan rata-rata forward PE untuk top 5 ASEAN sebesar 15.2x. Pasar memperkirakan pertumbuhan laba secara umum untuk IHSG di level 9-10% untuk tahun 2015 ini. Namun potensi untuk downgrade masih ada jika kinerja emiten masih tidak baik.

 

DISCLAIMER :
INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. CALON PEMODAL WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS SEBELUM MEMUTUSKAN UNTUK BERINVESTASI MELALUI REKSA DANA. KINERJA MASA LALU TIDAK MENCERMINKAN MASA DATANG.

27 Juli 2015
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER