Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 27 Maret 2017

Ulasan Pasar 27 Maret 2017

Setelah parlemen Amerika Serikat (AS) menunda voting untuk revisi Health Care Act yang digagas oleh presiden Trump, investor mulai ragu apakah presiden Trump dapat merealisasikan  kebijakan pemangkasan pajaknya. 

Baca juga:

Perdana Menteri Inggris akan secara resmi menyatakan pengunduran diri Inggris dari zona Euro pada tanggal 29 Maret 2017 mendatang. Sejak pernyataan resmi sampai dengan dua tahun mendatang menjadi tenggat waktu Inggris secara resmi keluar dari zona Euro.

Dari Indonesia, pada tanggal 23 Maret 2017, pihak S&P telah mendatangi pemerintah Indonesia untuk melakukan assessment atas Indonesia, hasil dari assessment tersebut akan dirilis pada bulan Juni 2017. Pemerintah (Menko Perekonomian dan Menkeu) maupun World Bank optimis S&P akan meng-upgrade rating untuk Indonesia.

Bank Indonesia memprediksi inflasi di bulan Maret hanya tumbuh 3,83% YoY (vs Februari 3,81% YoY).

Market View :

Minggu lalu, pasar uang dan modal mengalami penguatan terutama didorong oleh ekspektasi kenaikan peringkat surat utang ke level investasi oleh S&P.

IHSG ditutup naik 0,48% WoW ke level 5.567 terutama didorong oleh kenaikan di sektor perbankan. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih selama 4 minggu berturut-turut, dan arus dana yang masuk minggu lalu tercatat sebesar USD 213,8 juta. Semenjak awal tahun tercatat pembelian bersih sebesar USD 534,9 juta.

Investasi Reksadana Online Danareksa Ulasan Pasar 27 Maret 2017

Penguatan juga terjadi di Surat Utang Negara (SUN) dan imbal hasil SUN 10 tahun turun ke 7,08%. Untuk INDON 10 tahun (INDON 27), yield juga bergerak turun ke level 3,89% dan yield US Treasury 10 tahun turun ke level 2,41% (dibandingkan dengan posisi per 17 Maret 2017 yaitu 3,96% dan 2,50%). Premi risiko Indonesia yang terefleksikan dalam Credit Default Swap (CDS) 5 tahun naik ke level 129bps. Rupiah ditutup pada level 13.327/USD, menguat 0,14%WoW dibandingkan dengan minggu lalu.

Kepemilikan investor asing pada pasar SUN per tanggal 22 Maret 2017 tercatat sebesar IDR 713,2 triliun atau sebesar 38,3% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal 17 Maret 2017 yaitu sebesar IDR  701,6 triliun (37,9% dari total outstanding-nya).

Melihat kondisi ekonomi Indonesia sekarang, dapat dikatakan bahwa peluang dinaikkannya rating Indonesia sangatlah tinggi. Tentunya jika terjadi kenaikan rating, arus dana asing diharapkan akan meningkat ke pasar saham maupun obligasi.

Stay invested!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.567 7,08  3,89  2,41  13.327

Economic Data

Indonesia CPI (%yoy) Indonesia CPI (%mom) 7 Day Reverse Repo (%)
 3,83  0,23  4,75

*Data per akhir minggu.

Selamat berinvestasi!

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.
27 Maret 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER