Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 28 Mei 2018

Ulasan Pasar 28 Mei 2018

Zona Amerika

  • Notulansi pertemuan the Fed di bulan Mei menyebutkan bahwa merupakan hal yang dapat ditolerir bila inflasi berada di atas level 2% untuk sementara waktu. Hal ini yang cukup menenangkan bagi pasar karena tampaknya kenaikan suku bunga hanya terjadi 3 kali di tahun ini. Kenaikan suku bunga untuk kedua kalinya akan dilakukan pada pertemuan di bulan Juni.
  • Data ketenagakerjaan bulan Mei akan dirilis tanggal 1 Juni, yaitu berupa nonfarm payroll yang diprediksi meningkat 190.000 serta tingkat pengangguran yang diestimasi berada di level 3.9%.
  • Data pertumbuhan ekonomi di kuartal I diproyeksi tumbuh 2.3% yoy.

Zona China

  • China mulai memenuhi janjinya untuk membuka perekonomiannya yaitu dengan menurunkan bea masuk mobil impor serta suku cadang mobil.

Zona Indonesia

  • Gubernur Bank Indonesia terbaru Perry Warjiyo telah dilantik, ada 3 langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional
    • Bank Indonesia akan menjaga stabilitas makro ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi
    • Meningkatkan koordinasi antara pemerintah dan BI untuk memperkuat stabilitas dan mendorong pertumbuhan
    • Memprioritaskan langkah-langkah untuk stabilisasi nilai tukar rupiah
  • Bank Indonesia menyebutkan bahwa adanya pembagian THR maka ekonomi di kuartal II dapat lebih tinggi dibandingkan kuartal I mendekati 5.15%
  • Bank Indonesia akan mengadakan rapat dewan gubernur tanggal 30 Mei, terdapat potensi kenaikan suku bunga kembali di pertemuan pekan ini.

 28 Mei

 

Baca juga:

Market View:

IHSG ditutup menguat selama sepekan ini sebesar +3.33% WoW di level 5.975. Faktor domestik lebih berperan atas penguatan IHSG ini, terutama dari pernyataan gubernur BI yang akan mengimplementasikan kebijakan pro stabilitas dan pro pertumbuhan ekonomi. Asing mencatat pembelian bersih sebesar USD  61.4 juta selama sepekan (outflow YTD: USD 2.9 milyar). Pada minggu lalu, hanya sektor pertambangan yang mencatatkan return negatif  sebesar -0.68%, sedangkan sektor aneka industri mencatatkan return tertinggi sebesar 8.88%.

Pada tanggal 25 Mei 2018, yield benchmark SUN 5 tahun (FR0063), 10 tahun (FR0064), SUN 15 tahun (FR0065) dan 20 tahun (FR0075) ditutup flat di level 6,95%, 7,31%, 7.71% dan 7.78%.

Untuk INDON 10 tahun (INDON 28), yield bergerak turun ke level 4.38% dan yield US Treasury 10 tahun turun ke 2.93% (dibandingkan dengan posisi per 18 Mei 2018 yaitu 4,59% dan 3,05%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 117bps. Rupiah ditutup menguat 0.23% WoW pada level 14.125.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 24 Mei 2018 tercatat sebesar IDR 829.81Triliun atau sebesar 37.89% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal 17 Mei 2018 yaitu sebesar IDR 827.75 Triliun (38.05% dari total outstanding-nya).

Rebalancing indeks MSCI akan efektif dilakukan di akhir bulan Mei ini, hal ini yang akan mempengaruhi pergerakan pasar modal Indonesia khususnya pasar saham. Selain itu, pertemuan rapat dewan gubernur Bank Indonesia tanggal 30 November juga dapat menjadi sentimen bagi pasar modal Indonesia, pasar memproyeksi bahwa kenaikan suku bunga akan kembali dilakukan pada pertemuan kali ini. Kami tetap menyarankan kepada investor agar memiliki target investasi jangka panjang dan melakukan pembelian ketika terjadi koreksi, pergerakan downturn pasar modal Indonesia belakangan ini nantinya akan pulih akibat outlook perekonomian Indonesia yang akan membaik di tahun ini.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
5,975 7,31 4,38 2,93  14.125

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%QoQ) 7 Day Reserve Repo (%)
3,41  0,1  4,5

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

28 Mei 2018
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER