Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 29 Juni 2015

Ulasan Pasar 29 Juni 2015

Dari wilayah Eropa, pasar masih terfokus pada isu EU/IMF yang menolak proposal yang diajukan  Yunani, diperkirakan Yunani tidak dapat membayar hutangnya yang jatuh tempo di akhir bulan sebesar EUR 1.6 miliar. Yunani baru merencanakan untuk mengadakan referendum pada tanggal 5 Juli.

market watch 29 juni 2015

Data perekonomian Amerika Serikat pada minggu lalu cenderung mixed. Data klaim pengangguran tercatat sebesar 271.000, di bawah konsensus 273.000. Estimasi pertumbuhan ekonomi AS 1Q15 tercatat menurun 0.2%qoq, inline dengan konsensusnya. Data durable goods tercatat  turun 1.8%mom, lebih buruk dari konsensus -1.0%. Preliminary PMI manufacturing index tercatat 53.4, lebih buruk dari konsensus 54.1. Data new home sales tercatat 546.000, di atas konsensus 523.000.

Tidak banyak berita dari dalam negeri. Pasar masih menunggu data inflasi yang akan rilis di tanggal 1 Juli mendatang. Konsensus pasar memperkirakan besarnya inflasi di bulan Juni adalah sebesar 0.65%mom/7.38%yoy.

Market View: 

Pasar masih dalam tekanan dalam sepinya sentimen positif dari pasar. Tekanan terhadap mata uang juga terasa akibat tekanan terhadap currency lainnya di dunia. Kelanjutan pembayaran hutang oleh Yunani menjadi headline di pasar global. Yunani dikhawatirkan tidak mampu membayar hutangnya yang jatuh tempo pada tanggal 30 Juni ini. Dalam posisi wait and see ini, terlihat likuiditas pasar menurun.

Sehingga, data penjualan bulanan yang lemah telah menjadikan tekanan terus berlangsung ke pasar. Data terbaru dari penjualan alat berat serta belanja pemerintah juga tidak menggembirakan.

Belanja modal pemerintah dan eksekusinya yang baik bisa menambah kepercayaan diri investor dan pebisnis dalam aktivitas ekonomi-nya. Kami percaya belanja infrastruktur pemerintah bisa tereksekusi, namun akan tertunda  karena butuh waktu untuk mengeksekusinya secara cepat pada tahun ini.

Inflasi diperkirakan naik pada bulan Juni ini. Ini terjadi karena kenaikan harga musiman yang berlangsung pada bulan Ramadhan terjadi. Kelanjutan inflasi juga diperkiran berlangsung sampai dengan bulan Juli mendatang.

Pasar global yang berfluktuatif juga mengurangi aksi beli investor. Meski penjualan dari investor asing terlihat berkurang, penurunan masih terjadi.

IHSG diperdagangkan 15.3x P/E ratio untuk tahun 2015, sejalan dengan valuasi pasar ASEAN rata-rata di level 15.3.x. Prediksinya untuk pertumbuhan laba rata-rata perusahaan di Indonesia yang tercatat di bursa menjadi kurang dari 10%.

DISCLAIMER :
INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. CALON PEMODAL WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS SEBELUM MEMUTUSKAN UNTUK BERINVESTASI MELALUI REKSA DANA. KINERJA MASA LALU TIDAK MENCERMINKAN MASA DATANG.

29 Juni 2015
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER