Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 29 Mei 2017

Ulasan Pasar 29 Mei 2017

Zona Amerika: Menteri Keuangan AS, Steve Mnuchin, berharap bahwa reformasi pajak dapat disahkan di tahun ini. Di samping itu, ekspektasi pertumbuhan ekonomi AS sebesar 3% kemungkinan tidak akan terjadi di tahun 2017 namun ke beberapa tahun mendatang.

Mengacu hasil Fed minutes Mei 2017, program penjualan surat berharga senilai USD 4 Triliun akan dilakukan di akhir tahun. Meski di bulan Mei tidak ada kenaikan suku bunga, 100% ekonom berdasarkan survei Bloomberg memprediksi suku bunga akan dinaikkan di bulan Juni ini .

PDB AS kuartal-I hasil revisi tumbuh 1,2%YoY melebihi estimasi 0,9%YoY dan versi sebelumnya 0,7%YoY.

29 Mei

Zona Asia: Lembaga pemeringkat Moody’s menurunkan peringkat China dari Aa3 menjadi A1 dengan outlook stabil karena menaiknya tingkat utang sebagai dampak perlambatan ekonomi di negara ini.

Zona Indonesia: Bank Indonesia memproyeksi bahwa inflasi di bulan Mei akan meningkat sebesar 0,37%MoM vs 0,09%MoM pada April lalu.

Pemerintah akan menerbitkan surat berharga negara valas berdenominasi Yen Jepang di bulan Juni dan SBN berdenominasi Euro di semester II. Sebelumnya, SBN valas direncanakan akan terbit di semester I-2017.

Baca juga:

Market View:

Pasar saham dilanda aksi profit-taking setelah S&P meningkatkan peringkat surat utang Indonesia ke level investasi (BBB-). Seminggu terakhir, penurunan IHSG mencapai 1,3% ke level 5.717. Penjualan terutama oleh investor domestik sedangkan asing masih mencatatkan pembelian bersih senilai USD66.4 juta (YTD: + USD2,2 miliar).

Untuk pasar obligasi, yield benchmark 10 tahun cenderung flat di level 6,92%. Untuk INDON 10 tahun (INDON 27), yield bergerak flat ke level 3.72% dan yield US Treasury 10 tahun flat ke level 2,24% (dibandingkan dengan posisi per 19 Mei 2017 yaitu 3,73% dan 2,23%). Premi risiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun meningkat ke level 124bps. Rupiah ditutup flat pada level 13.294/USD, (-0,32% dibandingkan dengan minggu lalu).

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 24 Mei 2017 tercatat sebesar IDR743,22 triliun atau sebesar 38,76% dari total outstanding, meningkat dibandingkan posisi per tanggal 19 Mei 2017 yaitu sebesar IDR742,33 triliun (38,71% dari total outstanding)

Kami melihat implikasi dari kenaikan rating oleh S&P cenderung akan dapat dirasakan dalam jangka menengah ke panjang, terutama penurunan cost of fund. Dengan posisi fundamental Indonesia yang kuat, investasi di pasar modal masih tetap menjanjikan.

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.717 6,92  3,72 2,24  13.294

Economic Data

Indonesia CPI (%yoy) Indonesia CPI (%mom) 7 Day Reverse Repo (%)
 4,17  0,02  4,75

*Data per akhir minggu.

Tetaplah berinvestasi!

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

29 Mei 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER