Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 30 Mei 2016

Ulasan Pasar 30 Mei 2016

Gubernur The Fed Janet Yellen mengatakan bahwa kenaikan suku bunga mungkin dilakukan dalam beberapa bulan ke depan jika ekonomi Amerika Serikat terus menunjukkan penguatan. Yellen menambahkan bahwa setelah beberapa kuartal yang tidak baik, berbagai data ekonomi yang dipantau menunjukkan trend kenaikan. Kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Juni atau Juli ini semakin tinggi sesuai survei konsensus sebesar 30% di bulan Juni atau 54% di Juli 2016. 

Reksadana Danareksa Ulasan Pasar 30 Mei 2016

Baca juga:

Kondisi manufaktur Eropa masih dalam kondisi ekspansi di bulan Mei (indeks berada di level 51.5 vs estimasi 51.9).  Pimpinan dunia yang termasuk dalam kelompok G7 mengingatkan bahwa keluarnya Inggris dari zona Eropa akan menjadi ancaman bagi pertumbuhan ekonomi global. Referendum akan dilakukan pada tanggal 23 Juni untuk menentukan status Inggris di negara Eropa. 

Kondisi manufaktur Tiongkok bulan Mei akan dirilis tanggal 1 Juni. Manufacturing PMI diestimasi akan sedikit mengalami penurunan menjadi 50. Begitupun dengan Caixin Tiongkok PMI manufacturing diestimasi menurun menjadi 49.2.

Bank Indonesia memproyeksikan inflasi di bulan Mei sebesar 0.19%MoM sehingga secara tahunan diprediksi meningkat sebesar 3.3%YoY.

Menteri Keuangan optimis bahwa tax amnesty dapat diimplementasikan mulai 1 Juli 2016 setelah RUU disahkan menjadi UU oleh DPR dengan target penerimaan negara sebesar Rp160tn (di atas ekspektasi Bank Indonesia sebesar Rp53.4tn).

Departemen Keuangan memproyeksikan bahwa setelah kuartal I-2016, ekonomi akan tumbuh lebih baik. Untuk kuartal II, ekonomi diproyeksikan akan tumbuh sebesar 5%, didorong oleh meningkatnya konsumsi karena memasuki bulan Ramadhan serta belanja pemerintah dan investasi diekspektasikan akan tumbuh signifikan.

Market View : 

Membaiknya sentimen dari luar yang berhasil mengangkat harga minyak di kisaran USD50/barel memberikan pengaruh positif pada pasar uang dan modal Indonesia. Dari domestik, pembahasan Tax Amnesty yang diekspektasikan akan diimplementasikan mulai 1 Juli juga menjadi salah satu katalis untuk pasar.

Untuk IHSG, indeks mengalami penguatan sebesar 2.2%, sejalan dengan penguatan indeks regional. Kenaikan terjadi pada semua sektor, dan sektor aneka industri dan infrastruktur mengalami kenaikan tertinggi sebesar 4.8% dan 3.4%. Setelah 4 minggu asing melakukan penjualan bersih, pada pekan lalu, asing kembali melakukan pembelian bersih sebesar USD88.6 juta.

Untuk pasar obligasi, harga Surat Utang Negara (SUN) 10 tahun mengalami penguatan kembali. Imbal hasil turun ke level 7.8% dengan meredanya aksi jual setelah dirilisnya notula FOMC Meeting dua pekan sebelumnya. Di samping itu, kenaikan harga komoditas minyak juga memberikan sentimen positif pada SUN.

Penguatan juga terjadi pada INDON 10 tahun di mana imbal hasil ditutup turun ke level 3.95%. Ini juga seiring penguatan US Treasury 10 tahun ke level 1.82% dan penurunan Credit Default Swap (CDS) ke level 190bps.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 26 Mei 2016 tercatat sebesar Rp616.36 Triliun atau sebesar 37.93% dari total outstanding-nya, turun dibandingkan posisi per tanggal  20 Mei 2016 yaitu sebesar Rp621.97 triliun (38.52% dari total outstanding-nya).

Terakhir untuk mata uang Rupiah, penguatan tercatat sebesar 0.01% wow ke level Rp 13,587 per US dollar.

Perlu tetap dicermati fluktuasi di pasar modal dan uang ini yang cenderung lebih tinggi sepanjang Mei-September, terutama dalam waktu dekat adalah ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Untuk investor, kami tetap melihat Dollar Cost Averaging sebagai metode yang tepat dalam menyiasati fluktuasi di pasar modal/uang ini.

Stay invested!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 4.815 7.80  3.95  1.82  13.587

Economic Data

Indonesia CPI (%yoy) Indonesia CPI (%mom) BI Rate (%)
 3.60  0.45  6.75

Selamat berinvestasi!

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.
30 Mei 2016
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER