Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 30 Oktober 2017

Ulasan Pasar 30 Oktober 2017

Amerika: 

  • Pada awal November, Donald Trump akan mengumumkan kandidat pimpinan the Fed yang baru. Jerome Jay Powell (gubernur Fed) dan John Taylor (ekonom Stanford) merupakan calon terkuat menjadi pimpinan Fed yang baru. Pasar cenderung lebih menyukai Powell yang menganut paham dovish (kenaikan suku bunga berlangsung lama)dibandingkan Taylor yang menganut paham hawkish (kenaikan suku bunga berlangsung cepat).
  • The Fed akan mengadakan pertemuan tanggal 2 November untuk menentukan kebijakan moneter. Pasar memproyeksi kenaikan suku bunga untuk ketiga kalinya baru akan terjadi di pertemuan bulan Desember.
  • Ekonomi Amerika Serikat di kuartal III tumbuh sebesar 3% (annualized) melebihi estimasi 2.6%.

Eropa:

Bank Sentral Eropa memutuskan untuk memperpanjang program stimulus yaitu berupa pembelian surat berharga namun terjadi penurunan jumlah pembelian dari 60 miliar euro per bulan menjadi 30 miliar euro per bulan yang akan mulai dilaksanakan tanggal Januari 2018.

Baca juga:

Indonesia:

  • Inflasi bulan Oktober akan dirilis tanggal 1 November diproyeksikan tumbuh 3.68% yoy vs 3.72% yoy di bulan September.
  • APBN tahun 2018 telah disahkan beberapa asumsi makroekonomi diantaranya adalah perekonomian tumbuh 5.4%, nlai tukar berada di level Rp13.400, inflasi 3.5%, dan defisit APBN berada di level 2.19%.

30Oktober

Market View:

Minggu lalu sebagian besar bursa saham regional dan global termasuk IHSG mengalami kenaikan setelah Bank Sentral Eropa memutuskan untuk tetap memperpanjang program quantitative easing di tahun 2018. IHSG sendiri ditutup menguat 0,77%WoW ke level 5.975.

IHSG ditutup naik (+0,77%WoW) ke level 5.975 di mana asing masih melakukan penjualan bersih sebesar USD 5 juta selama sepekan (outflow YTD: USD 1,4 juta).

Berdasarkan sektor, pada minggu lalu terdapat enam sektor yang mengalami penguatan sedangkan tiga sektor mengalami penurunan. Sektor pertambangan dan industri dasar merupakan beberapa sektor yang mencatatkan return yang positif selama sepekan yaitu masing-masing sebesar 4.56% dan 4.13%. Sedangkan sektor keuangan, infrastruktur, dan aneka industri merupakan sektor yang mencatatkan pelemahan selama sepekan yaitu masing-masing sebesar -0.63%, -0.69%, dan -0.82%. IHSG diperdagangkan pada level 15,4x P/E FY2018F.

Yield benchmark SUN 10 tahun (FR0059) ditutup naik ke level 6,78%, yield INDON 10 tahun (INDON 27) bergerak naik ke level 3,61% sedangkan yield US Treasury 10 tahun naik 2,41% (dibandingkan dengan posisi per 20 Oktober 2017 yaitu 3,57% dan 2,38%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 94.5bps. Rupiah ditutup melemah 0,73% WoW pada level 13.609.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 26 Oktober 2017 tercatat sebesar IDR 807,59 Triliun atau sebesar 38,9% dari total outstanding-nya, menurun dibandingkan posisi per tanggal 20 Oktober 2017 yaitu sebesar IDR 809,36 Triliun (39,2% dari total outstanding-nya).

Pengumuman pimpinan the Fed yang baru oleh presiden Donald Trump merupakan sentimen global yang ditunggu oleh investor saat ini, pasar mengharapkan pemimpin yang baru menganut paham dovish (kenaikan suku bunga dilakukan secara bertahap). Adapun hasil laporan keuangan emiten kuartal III serta pengumuman inflasi di bulan Oktober (ekspektasi terkendali) merupakan sentimen dari domestik pada pekan ini. Kami tetap optimis atas pasar modal Indonesia melihat outlook yang cukup positif baik dari global maupun domestik.  

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.975 6,78  3,61 2,41  13.609

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,72  0,13  4,25

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

 

30 Oktober 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER