Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 31 Juli 2017

Ulasan Pasar 31 Juli 2017

Zona Amerika: The Fed mempertahankan suku bunga di level 1,25% pada pertemuan FOMC. Janet Yellen juga menambahkan bahwa The Fed akan melakukan normalisasi neraca dalam waktu dekat (ekspektasi bulan September). 

GDP Q2 AS tumbuh 2,6% (Annualised QoQ), sedikit dibawah ekspektasi konsensus di 2,7%.

Zona Eropa: Sentimen ekonomi Zona Euro mencatatkan kenaikan selama tiga bulan berturut-turut, yang didorong oleh optimisme di sektor service (sektor terbesar di Zona Euro).

Zona Asia: China akan merilis indeks PMI pada hari Senin yang diekspektasi stabil dibandingkan performa bulan sebelumnya.

Zona Indonesia: Ada beberapa data penting yang akan dirilis pada pekan ini seperti PMI, inflasi, dan PDB Q2 (estimasi pasar, ekonomi tumbuh 5.07% yoy di 2Q, lebih rendah dari estimasi BI 5.1%). BI memprediksi inflasi di bulan Juli naik 0,18% (lebih rendah dibandingkan dengan bulan lalu, bahkan lebih rendah dari rata-rata inflasi di Juli tahun sebelumnya).

 Market Watch 310717

Baca juga:

Market View:

IHSG ditutup menguat +1,14 % ke level 5.831 seiring dengan dirilisnya laporan keuangan Q1 yang mayoritas sejalan dengan ekspektasi konsensus. Asing masih melakukan penjualan bersih sebesar USD 160,8 juta (YTD: USD 480,8 juta). Berdasarkan sektor, hanya 3 sektor yang mengalami penurunan seperti perkebunan (-2,8%), aneka industri (-2,5%) dan industri dasar (-1,3%). Sektor yang mencatatkan kenaikan tertinggi seperti infrastruktur (+2,9%), keuangan (+2,7%) dan pertambangan (+2,3%).

Pada tanggal 21 Juli 2017, yield benchmark SUN 10 tahun ditutup naik ke level 6,92%. Untuk INDON 10 tahun (INDON 27), yield bergerak flat di level 3,71% dan yield US Treasury 10 tahun naik ke level 2,29% (dibandingkan dengan posisi per 21 Juli 2017 yaitu 3,73% dan 2,23%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 110bps. Rupiah ditutup melemah 0,24% pada level 13.324/USD.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 27 Juli 2017 tercatat sebesar IDR 774,24 Triliun atau sebesar 39,3% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  21 Juli 2017 yaitu sebesar IDR 771,62 Triliun (39,5% dari total outstanding-nya).

IHSG diperdagangkan pada level 16,7x  P/E FY2017F.

Dalam waktu dekat, pasar masih akan mencerna laporan keuangan Q2 yang dirilis. Sejauh ini laporan keuangan yang dirilis cenderung sejalan dengan ekspektasi konsensus.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.831 6,93  3,72 2,28  13.324

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
 4,37  0,69  4,75

*Data per akhir minggu.

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

31 Juli 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER