Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 5 Agustus 2019

Ulasan Pasar 5 Agustus 2019

Zona Amerika

    • The Fed telah memberikan keputusan akhir terhadap suku bunga acuan AS pada 1 Agustus lalu yang hasilnya sesuai dengan prediksi, yaitu turun dengan penurunan sebesar 25 bps ke level 2,25%. Namun pasar cukup pesimis setelah pernyataan gubernur the Fed, Jerome Powell, yang cenderung tidak dovish. Ia mengatakan bahwa AS belum memasuki fase baru penurunan suku bunga.

    • Isu perang dagang AS-China kembali mengemuka setelah presiden AS, Donald Trump, akan kembali menaikkan tarif impor sebesar 10% atas produk China senilai US$ 300 miliar yang akan mulai diberlakukan bulan September 2019.

    • Data ketenagakerjaan bulan Juli, nonfarm payroll hanya bertambah 164.000 vs 193.000 bulan Juni. Tingkat pengangguran tetap berada di level 3.7%

Zona Eropa

    • Ekonomi kuartal II tumbuh 1.1% yoy menurun 1.2% yoy di kuartal I-2019

Zona China

  • Data manufaktur China bulan Juli Caixin Manufacturing PMI masih berada di fase kontraksi 49.4

  • Neraca perdagangan bulan Juli akan dirilis tanggal 8 Agustus diprediksi tetap tercatat surplus US$ 37.5 miliar namun lebih rendah dibandingkan surplus bulan Juni.

Zona Indonesia

  • Inflasi bulan Juli tumbuh 3.32% yoy/0.31% mom di atas ekspektasi 3.27% yoy/0.26% mom

  • Pertumbuhan ekonomi kuartal II akan dirilis tanggal 5 Agustus diprediksi tumbuh 5.05% yoy vs 5.07% yoy kuartal I

Screenshot _1564971910421

  • CAD kuartal II akan dirilis tanggal 8 Agustus diprediksi akan menyentuh level 3% terhadap GDP karena tingginya defisit neraca perdagangan di kuartal II.

Market View:

Minggu lalu IHSG di tutup menguat 0,24% WoW di level 6,341 hal ini disebabkan ekspektasi Bank Indonesia akan kembali menurunkan suku bunga acuan setelah the Fed menurunkan suku bunga acuan. Asing mencatat penjualan bersih sebesar USD 66,06 juta selama sepekan (inflow YTD: USD  4,79 milyar). Pada minggu lalu, 3 sektor  mengalami kenaikan, yaitu sektor konsumsi, infrastruktur, dan industri dasar masing-masing sebesar 1,64%, 1,2%, dan 0,65%

Pada tanggal 2 Agustus 2019, yield benchmark SUN 5 tahun (FR0077), SUN 10 tahun (FR0078), 15 tahun (FR0068) dan 20 tahun (FR0079) ditutup naik ke level 6,98%, 7,55%, 7,83% dan 8,01%.

Untuk INDON 10 tahun (INDON 29), yield bergerak flat ke level 3,11% dan yield US Treasury 10 tahun turun di 1.85% (dibandingkan dengan posisi per 26 Juli 2019 yaitu 3,11% dan 2,07%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 89,81 bps. Rupiah ditutup melemah 1,25%  WoW pada level 14.185

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 1 Agustus 2019 tercatat sebesar  IDR 1018,96 Tn atau sebesar 39,31% dari total outstandingnya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  26 Juli 2019 yaitu sebesar IDR 1013,38 Tn (39,27% dari total outstanding-nya).

Situasi global cukup kondusif saat ini, AS akan memasuki fase dovish karena the Fed telah menurunkan suku bunga acuan. Begitupun dengan zona Eropa yang akan memberikan stimulus untuk menggerakkan perekonomiannya. Indonesia juga mengimplementasikan pelonggaran kebijakan moneter dan fiskal yang akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di tahun 2019. Pada pekan ini data makroekonomi seperti pertumbuhan ekonomi dan current account deficit akan dirilis yang berpotensi berada di bawah ekspektasi pasar sehingga akan berdampak negatif bagi pasar modal Indonesia. Namun hal ini menjadi kesempatan bagi investor untuk melakukan pembelian ketika terjadi koreksi karena kondisi perekonomian yang akan membaik di kuartal III dan IV

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
6.341 7.55 3.11 1.85  14.185

Economic Data

Indonesia Trade Balance Jun (USD) Indonesian Export Jun (%YoY) Indonesian Import Jun(%)
US$ 196 mn  -8.98 2.8

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

05 Agustus 2019
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER