Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 5 Februari 2018

Ulasan Pasar 5 Februari 2018

Zona Amerika: 

The Fed memutuskan suku bunga acuan tidak berubah di kisaran antara 1.25% - 1.50%.  The Fed juga menyatakan bahwa ekonomi AS terus tumbuh pada tingkat yang solid dan pasar ketenagakerjaan terus menguat. Para ekonom meyakini bahwa kenaikan akan terjadi pada pertemuan The Fed pada bulan Maret mendatang. Selain itu, klaim awal pengangguran disesuaikan secara musiman mencapai 230.000, turun 1.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya. Hal ini menunjukkan penguatan sektor ketenagakerjaan karena perbaikan ekonomi AS.

Data NFP menunjukan pertumbuhan 200.000 diatas ekspektasi konsensus sebesar 180.000.

Gambar Weekly 05022018

Zona Asia:

Data Caixin PMI (index small and mid-size manufacturing) turun ke 51.3 di bulan Januari dibandingkan 51.5 di bulan Desember. Sementara itu, Manufacturing PMI juga dibawah ekspektasi dan berada di level 51.3.

Zona Indonesia:

Inflasi di bulan Januari naik sebesar 3.25%YoY (0.62%MoM) dibawah ekspektasi 3.33%YoY (0.70%MoM). Hal ini dipengaruhi oleh penurunan harga tiket pesawat dan kereta.

Baca juga:

Market View:

Setelah tiga minggu berturut-turut mengalami kenaikan, baru pada minggu lalu IHSG mengalami koreksi sebesar 0.48%WoW ke level 6.629 (15.8X P/E 2019). Penurunan bursa pada minggu ini disebabkan oleh aksi profit taking oleh para investor. Pada minggu lalu, asing kembali melakukan penjualan bersih sebesar USD 316,6 juta selama sepekan (inflow YTD: USD 6,7 juta). Sektor yang mempengaruhi performa IHSG adalah sektor infrastruktur sebesar 3,0% WoW.

Pada tanggal 2 Februari 2018, yield benchmark SUN  10 tahun (FR0064) ditutup  meningkat ke level 6,23%. Yield INDON 10 tahun (INDON 28) bergerak naik ke level 3,73% dan yield US Treasury 10 tahun meningkat ke 2.84% (dibandingkan dengan posisi per 26 Januari 2018 yaitu 3,57% dan 2,65%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 80bps. Rupiah ditutup melemah ke level 13.452.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 1 Februari 2017 tercatat sebesar IDR 864.33 triliun atau sebesar 41.10% dari total outstanding-nya, menurun dibandingkan posisi per tanggal  26 Januari 2018 yaitu sebesar IDR 873.14 triliun (41.44% dari total outstanding-nya).

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
6.629 6,23  3,73 2,84  13.452

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,25  0,62  4,25

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

05 Februari 2018
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER