Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 5 Juni 2017

Ulasan Pasar 5 Juni 2017

Amerika Serikat: Data ketenagakerjaan Non-Farm Payrolls (NFP) meningkat 138.000, di bawah estimasi konsensus sebesar 171.000.

 17 April

Data ketenagakerjaan merupakan salah satu indikator untuk menentukan kenaikan suku bunga di Amerika Serikat. Dengan kenaikan yang di bawah estimasi konsensus, 90% Ekonom optimis (dari sebelumnya 100%) bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan tanggal 14 Juni.

Eropa: Bank Sentral Eropa akan mengadakan pertemuan tanggal 8 Juni. Meredanya ketidakpastian politik di zona Euro serta meningkatnya inflasi dan data ekonomi, Analis memproyeksi bahwa para pembuat kebijakan akan mulai fokus untuk mengurangi program stimulusnya (program QE diprediksi akan selesai di tahun 2018).

Indonesia: Inflasi di bulan Mei tumbuh 0,39% MoM (sesuai prediksi Ekonom tumbuh 0,38%MoM) dan secara YTD, inflasi telah tumbuh 1,66%.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal mengatakan masih sulit bagi Indonesia untuk menurunkan tarif PPh karena adanya penurunan tarif ini akan berdampak pula terhadap menurunnya penerimaan negara.

Pemerintah masih menyusun RAPBNP 2017 yang akan disampaikan ke DPR bulan Juli, dengan beberapa asumsi yang diubah yakni pertumbuhan ekonomi akan direvisi dari 5,1% menjadi 5,3%, pertumbuhan penerimaan pajak hanya 13,0% dan adanya rencana penghematan belanja negara sekitar Rp16 triliun.

Market View:

Minggu lalu, setelah pasar melakukan profit-taking pasca rating upgrade dari S&P, IHSG kembali menguat sebesar 0,45% ke level 5.742. Asing tercatat melakukan penjualan bersih sebesar USD535,9 juta (YTD: USD1,6 miliar). Penjualan bersih yang tinggi dikarenakan adanya crossing saham DMAS sehingga penjualan bersih yang sebenarnya hanya mencapai USD87,4 juta. Berdasarkan sektor, Aneka Industri mengalami kenaikan tertinggi sebesar 2,5%WoW sedangkan Infrastruktur mengalami penurunan sebesar 1,6%WoW. Secara valuasi, pasar saham Indonesia diperdagangkan pada level 16,1x P/E FY17F.

Untuk pasar obligasi, yield SUN benchmark 10 tahun cenderung flat di level 6,92% sedangkan yield INDON 10 tahun mengalami penurunan ke level 3,67%. Premi risiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun menurun ke level 121 bps. Mata uang IDR ditutup flat ke level 13.315/USD (-0,07%WoW).

Katalis domestik cenderung minim di bulan Juni ini, selain pasar mengharapkan peningkatan konsumsi di bulan Ramadhan, pasar juga memantau tren inflasi. Kami melihat katalis lebih kepada perkembangan eksternal terutama mendekati keputusan kebijakan suku bunga The Fed di bulan Juni.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.742 6,92  3,67 2,16  13.315

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
 4,33  0,02  4,75

*Data per akhir minggu.

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

05 Juni 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER