Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 5 Maret 2018

Ulasan Pasar 5 Maret 2018

Zona Amerika

  • Dalam testimoninya, gubernur bank Sentral AS Jerome Powell mengatakan bahwa the Fed akan menaikkan tingkat suku bunga sebanyak 3 kali, namun tidak menutup kemungkinan akan menaikkan suku bunga sebanyak 4 kali. Pada pertemuan di bulan Maret akan dilakukan penilaian kembali atas kebijakan moneter yang akan diterapkan ke depannya. Analis saat ini memproyeksikan bahwa pada pertemuan tanggal 31 Maret 2018 akan dilakukan kenaikan suku bunga untuk pertama kalinya di tahun 2018.
  • Presiden AS Donald Trump menyatakan akan mengenakan tarif impor atas barang baja dan alumunium masing-masing sebesar 25% dan 10%. Pasar kuatir bahwa presiden AS akan lebih banyak menerapkan kebijakan proteksionisme di masa mendatang.
  • Data ketenagakerjaan akan dirilis tanggal 9 Maret yaitu berupa nonfarm payroll bulan Februari yang diprediksi bertambah sebanyak 200.000 sama dengan bulan sebelumnya, serta tingkat pengangguran di bulan Februari yang diproyeksi berada di level 4% vs 4.1% bulan Januari.

Gambar Weekly 05032018

Zona Eropa

  • Bank sentral Eropa akan mengadakan pertemuan tanggal 8 Maret 2018. Analis memprediksi bahwa pada pertemuan kali ini para pemangku kebijakan belum akan mengubah kebijakan moneternya.

Zona Indonesia

  • Inflasi bulan Februari tumbuh sebesar 0.17% mom/3.18% yoy relatif di bawah estimasi masing-masing sebesar 0.21% mom dan 3.28% yoy.
  • Bank Indonesia mengatakan bahwa nilai wajar tukar rupiah seharusnya berada di level Rp 13.200-13.300/US$, sehingga level Rp 13.700/US$ dan hampir menembus Rp 13.800/US$ sudah sangat undervalue.
  • Bank Indonesia berpandangan bahwa kebijakan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat yang baru Jerome Powell tidak akan jauh berbeda dengan pendahulunya Janet yellen.

 Baca juga:

Market View:

IHSG selama seminggu turun 0.57% ditutup di level 6.582, hal ini disebabkan oleh sentimen global terutama dari Amerika Serikat akibat pernyataan gubernur bank sentral Amerika Serikat yang mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga dapat terjadi sebanyak 4 kali di tahun 2018 serta pernyataan presiden Donald Trump yang akan menerapkan tarif impor lebih tinggi terhadap baja dan alumunium sehingga kekuatiran kebijakan proteksionisme akan lebih banyak diterapkan ke depannya. Asing mencatat penjualan bersih sebesar USD 186.29  juta selama sepekan (outflow YTD: USD 726.74 juta). Hampir seluruh sektor mengalami pelemahan selama sepekan ini , hanya tiga sektor yang mencatatkan kinerja  positif yaitu sektor agrikultur, industri dasar dan konsumsi masing-masing sebesar 4.24%,2.38%, dan 0.44%.

Pada tanggal 2 Maret 2018, yield benchmark SUN 5 tahun (FR0063), 10 tahun (FR0064), SUN 15 tahun (FR0065) dan 20 tahun (FR0075) ditutup naik di level 5,97%, 6.53%, 7.00% dan 7,30%.

Untuk INDON 10 tahun (INDON 28), yield bergerak flat di level 4,06% dan yield US Treasury 10 tahun flat 2.86% (dibandingkan dengan posisi per 23 Februari 2018 yaitu 4,07% dan 2,87%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun flat di level 86.8bps. Rupiah ditutup melemah 0.65%WoW pada level 13.757.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 1 Maret 2018 tercatat sebesar IDR 847.65 Triliun atau sebesar 39.55% dari total outstanding-nya, menurun dibandingkan posisi per tanggal  23 Februari 2018 yaitu sebesar IDR 856.5 Triliun (40.26% dari total outstanding-nya).

Selama sepekan ini, investor menunggu hasil keputusan pertemuan bank sentral Eropa yang diprediksi masih belum mengubah kebijakan moneternya. Sedangkan data-data operasional emiten seperti penjualan retail dan semen merupakan data domestik yang diharapkan dapat mendukung pergerakan pasar modal khususnya pasar saham. Kami tetap menyarankan kepada investor untuk melakukan pembelian ketika terjadi koreksi (dollar cost averaging) karena membaiknya perekonomian Indonesia di tahun 2018.

Tetaplah berinvestasi!

 

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
6.582 6,53  4,06 2,86  13.757

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,18  0,17  4,25

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

05 Maret 2018
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER