Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 5 November 2018

Ulasan Pasar 5 November 2018

Zona Amerika

  • Data ketenagakerjaan bulan Oktober telah dirilis, penambahan nonfarm payroll sebesar 250.000 melebihi estimasi 200.000 dan kenaikan bulan September 118.000. Sedangkan tingkat pengangguran berada di level 3.7% sesuai estimasi.
  • Pada tanggal  8-9 November, the Fed akan mengadakan pertemuan untuk membahas kebijakan moneter. Pasar memprediksi bahwa belum ada kenaikan suku bunga di pertemuan bulan November, kenaikan baru akan terjadi bulan Desember.
  • Presiden AS Donald Trump telah meminta para pejabat di pemerintahannya untuk mulai menyusun draft kesepakatan perdagangan yang akan diajukan kepada China  di pertemuan G-20 akhir bulan ini.
  • Tanggal 6 November ini, AS akan mengadakan pemilihan legislatif, investor ingin mengetahui apakah partai republik menjadi dominan di legislatif.

Gambar Weekly 05112018Zona Asia

  • Neraca perdagangan China bulan Oktober akan dirilis tanggal 8 November diprediksi akan mengalami peningkatan surplus dari US$ 31.7 miliar menjadi US$ 34.7 miliar.

Zona Indonesia

  • Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi sebesar 0,28% MoM pada Oktober 2018, lebih tinggi dibandingkan konsensus sebesar 0,17% MoM.
  • Pertumbuhan Kuartal III baru saja di rilis dimana perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,17% realtif sesuai dengan estimasi para analyst sebesar 5,13%.

  • CAD kuartal III akan dirilis tanggal 9 November. CAD diprediksi akan melampui 3.5% atas GDP.

Baca juga:

Market View:

Pada minggu lalu sebagian besar bursa di dunia menguat termasuk IHSG yang di tutup menguat 2.1% WoW ke level 5.906, karena meredanya tensi perdagangan antara AS dan China sesaat setelah Presiden Donald Trump menginstruksikan bawahanya untuk membuat list kesepakan perdagangan dengan China yang akan di rundingkan pada pertemuan G20 akhir bulan ini di Argentina. Asing mencatat pembelian bersih sebesar USD  304.5  juta selama sepekan (outflow YTD: USD 3,75 milyar). Pada minggu lalu, sektor aneka Industri menjadi sektor yang naik paling tinggi sebsar  7,65% WoW. Di lain sisi  sektor pertambangan menjadi sektor yang mengalami penurunan paling dalam sebesar 2,01% WoW.

Pada tanggal 02 November 2018, yield benchmark SUN 5 tahun (FR0077), 10 tahun (FR0078), SUN 15 tahun (FR0065) dan 20 tahun (FR0075) ditutup turun ke level 8.20%, 8.29%, 8.61% dan 8.85%.

Untuk INDON 10 tahun (INDON 28), yield bergerak turun ke level 4.79% dan yield US Treasury 10 tahun naik di 3.21% (dibandingkan dengan posisi per 26 Oktober 2018 yaitu 4,84% dan 3,07%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 152.9bps. Rupiah ditutup menguat 1.75%  WoW pada level 14.955.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 01 November 2018 tercatat sebesar IDR 864.98 Triliun atau sebesar 36.91% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal 26 Oktober 2018 yaitu sebesar IDR 863.08 Triliun (37.25% dari total outstanding-nya).

Untuk beberapa minggu kedepan nampaknya pasar masih akan sangat dipengaruhi oleh sentimen global diantaranya hasil pemilu legislatif AS serta perkembangan negosiasi perdagangan AS-China. Dari dalam negeri, data pertumbuhan ekonomi kuartal III yang baru saja dirilis menunjukan kestabilan fundamental perekonomian Indonesia dimana perekonomian Indonesia masih tetap tumbuh 5,19% YoY ditengah ketidakpastian kondisi perekonomian dunia. Kami menyarankan untuk melakukan pembelian di pasar modal Indonesia khususnya pasar saham ketika terjadi koreksi yang cukup dalam karena kondisi makro perekonomian Indonesia yang stabil dan ekpektasi kembali menguatnya perekonomian Indonesia di kuartal IV.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
5.906 8,29 4,79 3,21  14.955

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,16  0,28  5,75

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

05 Nopember 2018
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER