Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 7 Januari 2019

Ulasan Pasar 7 Januari 2019

Zona Amerika

  • Data ketenagakerjaan bulan Desember telah dirilis nonfarm payroll bertambah 312.000 vs estimasi 184.000. Sedangkan tingkat pengangguran meningkat di level 3.9% vs 3.7% bulan November.
  • Gubernur Bank Sentral AS, Jerome Powell, mengatakan bahwa kebijakan moneter yang diambil tidak akan agresif dan tidak menutup kemungkinan akan mengubah keijakan moneter bila ekonomi melambat di luar ekspektasi.

Zona Asia

  • Isu perang dagang AS-China relatif mereda setelah Kementrian Perdagangan China menyatakan bahwa bahwa AS-China akan mengadakan pertemuan di tanggal 7-8 Januari untuk diskusi lebih lanjut antar kedua belah pihak.
  • Inflasi China bulan Desember akan dirilis tanggal 10 Januari yang diprediksi tumbuh 2.1% yoy vs 2.2% yoy Bulan November. Sedangkan secara mom diprediksi meningkat 0.3% vs -0.3% bulan sebelumnya.

Zona Indonesia

  • Tingkat kepercayaan konsumen bulan Desember akan dirilis tanggal 7 Januari yang diprediksi hanya berada di level 122 vs 122.7 bulan sebelumnya.

 Gambar Weekly 7 Januari 2019

  • Data penjualan retail bulan November akan dirilis tanggal  7 Januari yang diprediksi tumbuh 3.3% yoy vs 2.9% yoy bulan sebelumnya.
  • Data cadangan devisa bulan Desember akan dirilis tanggal 7 Januari yang diprediksi hanya berada di level US$116.3 miliar vs US$ 117.2 miliar bulan sebelumnya.
  • Defisit antara penerimaan dan pengeluaran negara di tahun 2018 hanya berada di level 1.76% terhadap GDP. Penerimaan negara menyentuh level Rp 1.5241.4 Tn (94% dari target Rp 1.618 Tn target) sedangkan belanja negara menyentuh level Rp 2.202,2 Tn (99.2% dari Rp 2.220.7 Tn)

Baca juga:

Market View:

Pada minggu lalu IHSG di tutup menguat 1,29% WoW ke level 6,274 di dorong oleh dua faktor yaitu: data inflasi tahun 2018 yang lebih rendah dari tahun sebelumnya serta menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dollar amerika serikat. Asing mencatat pembelian bersih sebesar USD  55.2 juta selama sepekan (inflow YTD: USD 55.2 juta). Pada minggu lalu, hampir seluruh sektor mengalami penguatan kecuali sektor Pertanian yang ditutup melemah 0,24% WoW. Sedangkan sektor konsumsi menjadi sektor yang mengalami kenaikan paling tinggi sebesar 2,98% WoW.

Pada tanggal 04 Januari 2019, yield benchmark SUN 5 tahun (FR0077), 10 tahun (FR0078), SUN 15 tahun (FR0068) dan 20 tahun (FR0079) ditutup naik ke level 7.89%, 7.96%, 8.29% dan 8.41%.

Untuk INDON 10 tahun (INDON 28), yield bergerak turun di level 4.47% dan yield US Treasury 10 tahun turun di 2.67% (dibandingkan dengan posisi per 28 Desember 2018 yaitu 4,55% dan 2,79%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun naik di level 139.81 bps. Rupiah ditutup menguat  2.09%  WoW pada level 14.270.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 03 Januari 2019 tercatat sebesar IDR 893.37 Triliun atau  sebesar 37.7% dari total outstanding-nya, naik dibandingkan posisi per tanggal 28 Desember 2018 yaitu sebesar IDR 893.36  Triliun (37.7% dari total outstanding-nya).

Situasi global cukup kondusif saat ini setelah Bank Sentral AS meyakinkan kepada publik bahwa kebijakan moneter yang ditempuh tidak agresif dan tidak menutup kemungkinan untuk mengubah kebijakan moneter bila perekonomian AS melambat. Isu perang dagang AS-China diprediksi akan mereda, pasar memperkirakan bahwa kedua belah pihak akan mencapai kata sepakat di pekan ini. Sedangkan tingkat kepercayaan konsumen dan cadangan devisa bulan Desember diharapkan memberikan sentimen positif bagi pasar modal Indonesia. Kami tetap menyarankan untuk melakukan pembelian di pasar modal Indonesia khususnya pasar saham Indonesia karena situasi global dan domestik yang kondusif sehingga berpengaruh pula pada penguatan nilai tukar rupiah dan pada akhirnya pada pergerakan positif pasar modal Indonesia.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
6.274 7,96 4,47 2.67  14.270

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,13  0,62 6

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

07 Januari 2019
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER