Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 7 mei 2018

Ulasan Pasar 7 mei 2018

Zona Amerika

  • The Fed sesuai ekspektasi pada pertemuan tanggal 3 Mei belum menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya. Pasar saat ini memproyeksi bahwa kenaikan suku bunga untuk kedua kalinya akan terjadi di pertemuan bulan Juni. Sedangkan terkait outlook perekonomian, pejabat the Fed menyebutkan bahwa inflasi akan dapat mencapai 2% tahun ini.
  • Data ketenagakerjaan bulan April telah dirilis, tingkat pengangguran menyentuh 3.9% terendah selama 18 tahun terakhir sedangkan penambahan non-farm payroll hanya bertambah 164.000 di bawah estimasi 192.000.

Zona China

  • Diskusi mengenai isu perdagangan US-China telah dimulai, namun hal ini akan membutuhkan proses yang panjang. Menteri keuangan US, Steve Mnuchin, salah satu pihak yang melakukan diskusi, mengatakan bahwa negosiasi berada di koridor yang positif

Zona Indonesia

  • Inflasi bulan April meningkat sebesar 0.1% mom, secara YoY inflasi tumbuh 3.41% sedangkan year to date sebesar 1.09%.
  • Pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2018 akan dirilis tanggal 7 Mei, Bank Indonesia memprediksi bahwa ekonomi akan tumbuh sebesar 5.1% di kuartal I-18
  • Cadangan devisa bulan April akan dirilis tanggal 8 Mei, ada kekhawatiran dari pasar bahwa cadangan devisa akan menurun tajam sebagai akibat intervensi Bank Indonesia atas nilai tukar rupiah atas dollar.

Gambar Weekly 7 May 2018

  • Data current account deficit akan dirilis tanggal 11 Mei, Bank Indonesia memprediksi bahwa CAD terhadap GDP akan sebesar 2%.

Baca juga:

Market View:

IHSG kembali di tutup turun sebesar 2.14% ke level 5,792 pada minggu lalu, didorong oleh outflow asing yang mengantisipasi kemungkinan masuknya China ke dalam indeks MSCI sehingga mengurangi porsi Indonesia. Asing mencatat penjualan bersih sebesar USD -192.8 juta selama sepekan (outflow YTD: USD 2.6 milyar).

Pada minggu lalu, hanya sektor  aneka industri yang mengalami kenaikan, yaitu naik sebesar 0.5% WoW. Sedangkan delapan sektor lainnya mengalami penurunan. Sektor yang mengalami penurunan paling tajam adalah sektor perkebunan, turun sebesar 5.5% WoW .

Pada tanggal 04 Mei 2018, yield benchmark SUN 5 tahun (FR0063), 10 tahun (FR0064), SUN 15 tahun (FR0065) dan 20 tahun (FR0075) ditutup naik ke level 6,53%, 6.98%, 7.27% dan 7.50%.

Untuk INDON 10 tahun (INDON 28), yield bergerak naik ke level 4.44% dan yield US Treasury 10 tahun flat ke 2.95% (dibandingkan dengan posisi per 27 April 2018 yaitu 4,33% dan 2,95%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun naik ke level 115.8bps. Rupiah ditutup melemah 0.34% WoW pada level 13.945.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 2 Mei 2018 tercatat sebesar IDR 846.64 Triliun atau sebesar 38.50% dari total outstanding-nya, menurun dibandingkan posisi per tanggal 27 April 2018 yaitu sebesar IDR 848.23 Triliun (38.48% dari total outstanding-nya).

Potensi masuknya China dalam MSCI Indeks yang dapat mengurangi porsi Indonesia masih akan mewarnai pergerakan pasar modal Indonesia khususnya pasar saham selama sepekan ini. Dari dalam negeri, data pertumbuhan ekonomi di kuartal I yang diprediksi akan mengalami perbaikan dapat menjadi katalis positif, namun cadangan devisa bulan April yang diperkirakan akan mengalami penurunan serta current account deficit terhadap GDP kuartal I yang akan berada di level 2% dapat menahan pergerakan positif pasar modal Indonesia. Meski demikian, kami menyarankan kepada investor agar memiliki target investasi jangka panjang dan melakukan pembelian ketika terjadi koreksi, pergerakan downturn pasar modal Indonesia belakangan ini nantinya akan pulih akibat outlook perekonomian Indonesia yang membaik tahun ini.

Tetaplah berinvestasi!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
5.792 6,98 4,44 2,95  13.945

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,41  0,1  4,25

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

07 Mei 2018
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER