Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 8 Januari 2018

Ulasan Pasar 8 Januari 2018

Zona Amerika: 

Data ketenagakerjaan bulan Desember telah dirilis, tingkat pengangguran sesuai ekspektasi dan tidak ada perubahan dibandingkan bulan November yaitu di level 4.1%. Sedangkan untuk nonfarm payroll hanya bertambah 148.000 di bawah estimasi 190.000 dan menurun dibandingkan bulan November sebesar 228.000.

Ulasan Pasar

Hasil notulansi rapat Fed telah dirilis, pejabat Fed menaikkan ekspektasi pertumbuhan ekonomi dari 2.1% menjadi 2.5%. Namun para anggota the Fed berbeda pendapat terkait frekuensi suku bunga acuan. Enam dari 16 pejabat the Fed memproyeksikan kenaikan suku bunga hanya terjadi sebanyak tiga kali di tahun 2018. Namun 6 pejabat lainnya berpendapat maksimal sebaiknya dilakukan sebanyak dua kali, sedangkan empat pejabat lainnya memprediksi Fed bisa menaikkan sebanyak 4 kali.

Zona Asia:

Caixin China PMI manufacturing di level 51.5 melebihi ekspektasi 50.7

Zona Indonesia:

Nikkei Indonesia PMI manufacturing di bulan Desember berada di level 49.3, kontraksi selama 5 bulan terakhir. Penurunan ini disebabkan oleh banyaknya hari libur di bulan Desember.

Cadangan devisa bulan Desember meningkat menjadi USD 130 juta (vs November-17 sebesar USD 125.97 juta). Kenaikan cadangan devisa disebabkan telah dirilisnya global bond senilai USD 4 juta.

Indonesia mencatatkan realisasi penerimaan pajak 2017 sebesar 91% dari target APBNP 2017, belanja negara mencapai 93.8% dari target APBNP-17, sehingga defisit negara hanya mencapai 2.57% dari PDB (vs target 2.92% dari PDB).

Baca juga:

 

Market View:

Setelah sempat mengalami pelemahan di awal pekan namun IHSG berhasil ditutup flat -0.03%WoW di level 6353, karena didorong oleh berita pencapaian penerimaan pajak yang telah tercapai 91% serta cadangan devisa  bulan Desember yang meningkat dibanding November. Asing mencatat pembelian bersih sebesar USD 84.6  juta selama sepekan (inflow YTD: USD 84.6 juta). Pada minggu lalu sektor-sektor IHSG ditutup mix dimana sektor pertambangan menjadi sektor yang mengalami kenaikan tertinggi sebesar 5.04% WoW. Sedangkan sektor keuangan menjadi sektor yang mengalami penurunan paling dalam  sebesar 1% WoW.

Pada tanggal 5 Januari 2018, yield benchmark SUN 10 tahun (FR0064) ditutup turun di level 6,05%. Untuk INDON 10 tahun (INDON 28), yield bergerak turundi level 3,4% dan yield US Treasury 10 tahun flat 2.45% (dibandingkan dengan posisi per 29 Desember 2017 yaitu 3,5% dan 2,4%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 81bps. Rupiah ditutup menguat 1.13%WoW pada level 13.416.

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 4 Januari 2017 tercatat sebesar IDR 840.63 Triliun atau sebesar 40.3% dari total outstanding-nya, meningkat dibandingkan posisi per tanggal  29 Desember 2017 yaitu sebesar IDR 836.15 Triliun (39,83% dari total outstanding-nya).

Pasar modal Indonesia masih rawan atas aksi profit taking karena minimnya sentimen di bulan Januari ini, kami menyarankan agar investor melakukan pembelian ketika terjadi koreksi (dollar cost averaging) karena outlook perekonomian Indonesia yang membaik di tahun 2018, terutama akan mulai tercermin di bulan Februari 2018.

Tetaplah berinvestasi!

 

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
6.353 6,05  3,4 2,45  13.416

Economic Data

Indonesia CPI (%YoY) Indonesia CPI (%MoM) 7 Day Reverse Repo (%)
3,61  0,71  4,25

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

 

08 Januari 2018
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED | DISCLAIMER