Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 8 Juli 2019

Ulasan Pasar 8 Juli 2019

Zona Amerika

  • Data ketenagakerjaan bulan Juni bertambah 224.000 melebihi estimasi 160.000. Sedangkan tingkat pengangguran berada di level 3.7% di atas estimasi level 3.6%.
  • Inflasi Juni akan dirilis tanggal 11 Juli diprediksi hanya meningkat 0% MoM vs +0.1% MoM.
  • Meski data ketenagakerjaan membaik, 97% ekonom masih meyakini bahwa the Fed akan menurunkan suku bunga acuan di bulan Juli.

8 Juli 2019

  • Penasihat ekonomi AS, Larry Kudlow, mengatakan bahwa pembicaraan dagang AS-China akan berlanjut pekan ini.

Zona China

  • Inflasi Juni akan akan dirilis tanggal 10 Juli diprediksi meningkat 2.7% YoY sama dengan bulan sebelumnya
  • Neraca perdagangan bulan Juni akan dirilis tanggal 12 Juli di estimasi tercatat surplus US$ 45.25 miliar vs US$ 41.66 miliar.

Zona Indonesia

  • Cadangan devisa bulan Juni tercatat US$ 123.8 miliar meningkat dibandingkan US$ 120.35 miliar
  • Tingkat kepercayaan konsumen akan dirilis tanggal 8 Juli, bila meningkat maka akan menjadi sentimen positif bagi sektor konsumsi di pasar saham.
  • Rencana penurunan tarif PPh badan batal untuk turun tahun ini, agar dapat terealisasi maka perubahan RUU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan harus disetujui oleh DPR terlebih dahulu.

Market View:

Ekspektasi penurunan suku bunga FOMC serta membaiknya neraca perdagangan Indonesia membuat IHSG menguat selama enam minggu berturut-turut . Pada minggu ini IHSG di tutup menguat 0,23% WoW ke level 6.373. Asing mencatat pembelian bersih sebesar USD 69.41  juta selama sepekan (inflow YTD: USD  4.92milyar). Pada minggu lalu, sektor industi dasar menjadi sektor yang mengalami kenaikan paling tinggi sebesar 3,19% WoW. Di lain sisi sektor  aneka industri menjadi sektor yang paling dalam mengalami penurunan, turun sebesar 2,6% WoW.

Pada tanggal 05 Juli 2019, yield benchmark SUN 5 tahun (FR0077), 10 tahun (FR0078), SUN 15 tahun (FR0068) dan 20 tahun (FR0079) ditutup turun ke level 6,73%, 7,19%, 7,52% dan 7,71%.

Untuk INDON 10 tahun (INDON 29), yield bergerak turun ke level 3,23% dan yield US Treasury 10 tahun naik di 2.03% (dibandingkan dengan posisi per 28 Juni 2019 yaitu 3,38% dan 2,01%). Premi resiko Indonesia yang terefleksikan dalam CDS 5 tahun turun ke level 87.16bps. Rupiah ditutup menguat 1.21%  WoW pada level 14.083

Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 04 Juli 2019 tercatat sebesar  IDR 991.06 Tn atau sebesar 38,90% dari total outstanding-nya, menurun dibandingkan posisi per tanggal  28 Juni 2019 yaitu sebesar IDR 988.75 Tn (39,07% dari total outstanding-nya).

Situasi global cukup kondusif saat ini, AS akan memasuki fase dovish karena the Fed berniat untuk menurunkan suku bunga acuan. Begitupun dengan zona Eropa yang akan memberikan stimulus untuk menggerakkan perekonomiannya. Indonesia juga mengimplementasikan pelonggaran kebijakan moneter dan fiskal yang akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di tahun 2019. Kinerja emiten khususnya konsumsi juga akan meningkat karena di kuartal II memasuki fase puasa dan lebaran. Kami menyarankan untuk melakukan pembelian di reksa dana saham, setelah koreksi negatif di beberapa bulan terakhir, adanya sentimen-sentimen positif ini akan mendorong IHSG berada di area positif.

Tetaplah berinvestasi!

 

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
6.373 7.19 3.23 2.03  14.083

Economic Data

Indonesia Trade Balance May (USD) Indonesian Export Mar (%YoY) Indonesian Import May(%)
US$ 208 mn  -8.99 -17.71

*Data per akhir minggu.

Perhatian:

• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.

• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.

08 Juli 2019
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER