Berita

Simulasi
Investasi

Ulasan Pasar 9 Januari 2017

Ulasan Pasar 9 Januari 2017

Hasil notulensi pertemuan pejabat The Fed pada bulan Desember 2016 telah dirilis. Seluruh peserta rapat setuju bahwa ekonomi akan bergerak ke arah yang positif sebagai dampak atas kebijakan fiskal yang ekspansif. Mayoritas anggota menekankan bahwa peningkatan suku bunga akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun mendatang. 

Data ketenagakerjaan naik 156.000 di bulan Desember 2016 (vs. estimasi sebesar 178.000). Penghasilan per jam di Amerika Serikat (AS) rata-rata naik 0,4%MoM ; 2,9%YoY.

investasi reksadana online danareksa ulasan pasar 9 januari 2017

Baca juga:

Inflasi zona Eropa di bulan Desember 2016 tumbuh sebesar 1,1%YoY tertinggi sejak empat tahun terakhir.

Dari Indonesia, inflasi tercatat tumbuh 3,02%YoY di tahun 2016 terendah sejak tahun 2010. Menurut BPS, kenaikan harga BBM non subsidi serta rencana pencabutan subsidi listrik akan berperan kecil terhadap inflasi masing-masing bekontribusi 0,01% & 0,05%. 

Market View : 

Memasuki awal 2017, performa pasar modal dan uang cenderung baik. Dari eksternal, The Fed merilis notulensi bulan Desember yang mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga masih akan bergantung pada data ekonomi dan diharapkan kenaikannya akan bertahap.

Untuk pasar saham, IHSG ditutup menguat sebesar 0,95% ke level 5.347 di mana penguatan hampir terjadi di semua sektor. Asing tercatat melakukan penjualan bersih sebesar USD 27,1 juta di minggu pertama 2017 ini. Tahun ini DIM memproyeksikan penutupan IHSG di 2017 di level 5.750 - 6.000 berdasarkan asumsi pertumbuhan laba bersih di kisaran 20%.

Untuk pasar obligasi, yield benchmark SUN 10 tahun juga ditutup menguat ke level 7,56% dan penguatan juga terjadi di obligasi USD Indonesia (INDON 10 tahun) ke level 3,92%. Credit Default Swap (CDS) juga mengalami penurunan ke level 150 bps yang merefleksikan risiko Indonesia yang menurun. Kepemilikan asing pada pasar SUN per tanggal 5 Januari 2017 tercatat sebesar IDR  667,09 triliun atau sebesar 37,30% dari total outstanding-nya, sedikit meningkat dibandingkan posisi per tanggal  30 Desember 2016 yaitu sebesar IDR 665.81 triliun (37,55% dari total outstanding-nya).

Dalam waktu dekat, kami masih melihat volatilitas dan ketidakpastian di jangka pendek menunggu dilantiknya Presiden baru AS Donald Trump dan program-program ekonominya.

Stay invested!

Market Data

JCI Indonesia IDR 10yr (%) Indonesia USD 10yr (10%) US Treasury 10yr (%) USD/IDR
 5.347 7,56  3,92  2,42  13.371

Economic Data

Indonesia CPI (%yoy) Indonesia CPI (%mom) 7 Day Reverse Repo (%)
 3,02  0,42  4,75

*Data per akhir minggu.

Selamat berinvestasi!

Perhatian:
• Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli efek atau derivatifnya yang termuat dalam publikasi ini. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap calon investor. Meskipun seluruh  informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya. Pendapat dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku terbatas pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah dan diubah oleh PT Danareksa Investment Management (“DIM”) tanpa pemberitahuan sebelumya. DIM tidak berkewajiban memperbaharui atau menambahi informasi yang termuat dalam publikasi ini. Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hukum, pajak dan akuntasi. DIM maupun setiap karyawan dan afiliasinya tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi yang diambil oleh investor.
• Hak milik atas bentuk dan isi presentasi ini sepenuhnya dilindungi oleh peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia khususnya tentang hak cipta bagi kemanfaatan DIM. Tidak diperkenankan seorangpun melakukan fotokopi, menyalin, mereproduksi baik secara manual maupun elektronik atau dengan cara apapun sebagian atau seluruhnya yang dapat berakibat dokumen ini digandakan dan digunakan baik untuk tujuan ekonomis atau tujuan lainnya tanpa ada persetujuan terlebih dahulu dari DIM. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon Pemodal wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana.  Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang. Reksa Dana adalah produk pasar  modal dan BUKAN merupakan produk perbankan; BUKAN  merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga yang terikat pada jangka waktu tertentu serta TIDAK termasuk objek dalam program penjaminan pemerintah.
09 Januari 2017
Simulasi
Investasi
DISCLAIMER COPYRIGHT 2012 Danareksa All Rights RESERVED|
PT Danareksa Investment Management terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia | DISCLAIMER